Chef Prancis Turun ke Dapur Bencana Longsor Pasirlangu, Masak Menu Sunda untuk Warga

Jumat 30-01-2026,21:03 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

“Karena ini di Bandung Barat, otomatis kita sesuaikan dengan masakan Sunda,” ucapnya sambil tersenyum.

Di dapur darurat itu, David menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk menunjukkan kemampuan atau ego sebagai seorang chef.

Ia justru banyak mengamati, belajar, dan berbagi pengalaman dengan sesama relawan.

“Saya lihat mereka masak, saya ambil ilmunya. Setiap chef beda-beda caranya. Secara dasar sama, tapi mereka punya trik masing-masing,” ungkapnya.

David mengaku masih ingin terus belajar dari keragaman budaya memasak di Indonesia. 

Ia menikmati perbedaan teknik dan cita rasa, baik masakan Sunda, Jawa, hingga Bali, yang ditemuinya selama menjadi relawan.

Sementara itu, Rukanda Koswara, Ketua Indonesia Chef Association (ICA), menjelaskan bahwa keterlibatan para chef dalam penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.

Menurutnya, para juru masak ICA siap membantu di mana pun terjadi bencana, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.

BACA JUGA:Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat Bertambah, 53 Jenazah Ditemukan dan 27 Orang Masih Dicari

“Kami siap membantu di mana saja. Bukan hanya di Jawa Barat, tapi juga di luar Pulau Jawa jika dibutuhkan,” kata Rukanda.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan para chef memang sederhana, yakni tenaga dan keahlian memasak di dapur darurat.

Namun, nilai kebersamaan dan solidaritas yang terbangun selama kegiatan menjadi hal yang paling berkesan.

“Kita membantu dengan tenaga, eksekusi di dapur dan kompor. Yang paling terasa adalah kebersamaan dan kerja sama yang kompak,” ujarnya.

Rukanda juga mengapresiasi sinergi antara relawan ICA dan Tagana yang terjalin dengan baik selama berada di lokasi bencana. 

Kolaborasi tersebut dinilai sangat membantu kelancaran distribusi makanan bagi warga terdampak.

Di sela-sela aktivitas memasak, baik David maupun Rukanda menyampaikan doa dan empati mendalam kepada para korban bencana, khususnya keluarga yang hingga kini masih menanti kabar anggota keluarganya yang hilang akibat longsor.

Kategori :