CIREBON, RADARCIREBON.COM - Masjid adalah tempat yang multi fungsi bagi umat Islam, tidak hanya sebagai fungsi ibadah, namun juga kepentingan sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu pengelolaan masjid harus baik dan benar, agar para jamaah dapat beraktifitas di masjid dengan nyaman, aman dan khusyuk.
Namun, pada praktiknya belum semua masjid dikelola secara baik, benar dan optimal. Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa pengelolaan masjid masih menghadapi beragam kendala, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia pengelola, belum tertatanya sistem administrasi dan keuangan secara profesional, dan lain sebagainya.
Di Indonesia jumlah masjid dan musala yang menerapkan pengelolaan secara profesional masih relatif sedikit, karena sebagian besar masjid masih dikelola secara tradisional.
Mencermati hal tersebut, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan, Rumah Zakat menginisiasi training manajemen masjid sebagai salah satu langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan pengelolaan yang ada. Kegiatan diadakan pada Sabtu (31/1/ 2026), dihadiri oleh perwakilan 53 masjid se-Ciayumajakuning, bertempat di hotel Zamrud.
BACA JUGA:Khasiat Air Rebusan Daun Salam, Solusi Herbal untuk Stres, Pegal, dan Gatal-Gatal
Pelatihan manajemen masjid di isi oleh 4 narasumber yang berkompeten yaitu ustadz Kusnadi Ikhwani yang merupakan penulis buku Strategi Managemen Masjid yang juga ketua ta'mir masjid Al Falah Sragen yang sangat terkenal. H.Dr(c) Nur Efendi, S.Sos.I, M.E. yang merupakan dewan pengawas Rumah Zakat serta wakil ketua PP DMI bidang ZIS. Encang Sukirman sebagai area manager Rumah Zakat Jawa Barat serta Supriyadi, S.Si yang merupakan trainer housekeeping, memiliki pengalaman dalam masalah kebersihan masjid.
Kegiatan berlangsung dari jam 09.00-15.00 WIB. selain diisi materi oleh para narasumber, peserta juga berdiskusi dengan para narasumber terkait kendala-kendala yang ada di masjidnya, selain itu dalam materi house keeping diadakan praktik tips cara membersihkan masjid. Acara berjalan lancar, terselenggara berkat dukungan pula dari BSI, Pelindo, Mediaku, Complete Seluler.
Aris Ristian, selaku pimpinan Rumah Zakat Cirebon menyampaikan, melalui pelatihan ini pengurus masjid diharapkan dapat memperoleh pemahaman terkait tata kelola kelembagaan, pengelolaan keuangan dan bagaimana strategi memakmurkan masjid agar masjid mampu berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. (Abd)
BACA JUGA:Bulan Sya’ban: Jembatan Spiritual Menuju Ramadhan yang Sering Diremehkan