Ekonomi 2026 Diprediksi Lebih Berat, Pakar Soroti Gejolak Global dan Harga Emas

Senin 02-02-2026,19:35 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Moh Junaedi

"Pasar modal masih tetap cemerlang, saat ini harga turun saatnya beli. Emas tetap menjadi investasi safe haven, tipsnya saat harga turun seperti sekarang jangan beli sekaligus," jabarnya.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan uang untuk belanja secukupnya. Jangan berlebihan untuk pengeluaran gaya hidup. 

Saat ini cukup penuhi kebutuhan makan yang lebih utama karena harga bahan-bahan mulai naik. 

Selain itu tetap berhati-hati dalam menggunakan layanan perbankan digital karena kini banyak scam digital yang terjadi. 

"Untuk UMKM di tahun ini harus terus banyak inovasi terutama digital marketing untuk bisa terus bertahan dan tak tergerus kemajuan digital," ucapnya.

BACA JUGA:Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha

Sementara itu, menyikapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurutnya program ini tak sepenuhnya menjadi jalan menggerakkan ekonomi yang tepat. 

Pasalnya meski program MBG dikalim dapat menggerakan roda ekonomi, namun menurut Yudi hanya sedikit sektor yang terdongkrak melalui program tersebut. 

"Di lapangan, program ini bisa menjadikan harga kebutuhan di pasar naik karena barang-barang kebutuhan diborong oleh SPPG." 

"Sehingga saat masyarakat ingin membeli kebutuhan barang kosong, lalu naiklah harga sesuai hukum supply dan demand," ungkapnya.

Kenaikan harga ini pada akhirnya akan membuat kenaikan inflasi. Sebaiknya program MBG mendapat kajian kembali terutama pada momen Ramadan mendatang. 

Pemerintah harus melakukan langkah konkrit agar tidak terjadinya kenaikan harga kebutuhan yang ekstrem. 

"Momen Ramadan biasanya harga naik, jangan sampai karena barang kosong seiring dengan berjalannya program MBG, kenaikan harga akan jadi lebih ekstrem," tukasnya. (apr)

Kategori :