Stiker Penerima Bansos Jadi Inovasi Baru Pemcam Leuwimunding

Jumat 06-02-2026,10:38 WIB
Reporter : Ono Cahyono
Editor : Leni Indarti Hasyim

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Leuwimunding resmi meluncurkan inovasi “Simpatik Paman Bansos” (Sistem Penempelan Stiker Penerima Manfaat Bantuan Sosial), Kamis (5/2/2026).

Peluncuran inovasi tersebut dilakukan oleh Camat Leuwimunding H. Wawan Kurniawan, didampingi unsur muspika, di Desa Nanggerang. Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial.

Camat Leuwimunding H Wawan Kurniawan menjelaskan, Simpatik Paman Bansos merupakan aksi penempelan stiker di rumah penerima manfaat bantuan sosial. Stiker tersebut berfungsi sebagai penanda sekaligus sarana kontrol sosial agar bantuan disalurkan tepat sasaran.

“Inovasi ini bertujuan mencegah terjadinya ketidaktepatan sasaran serta membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Jumat Berkah! Saldo DANA Kaget Hari Ini Bisa Klaim Gratis hingga Rp300.000 Tanpa Undian

Dengan adanya program ini, lanjut Wawan, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat diawasi secara bersama-sama oleh masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut demi terwujudnya tata kelola bantuan sosial yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Pemcam Leuwimunding optimistis inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan bantuan sosial serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program kesejahteraan sosial.

Salah seorang warga Leuwimunding, Asep (45), menyambut baik peluncuran program tersebut. Menurutnya, inovasi ini membantu memastikan bantuan sosial diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

BACA JUGA:Regulasi Mandek, Perumda Farmasi Cirebon Diminta Gandeng Mitra Baru

“Dengan adanya stiker penerima bansos, jadi lebih jelas siapa yang berhak menerima. Jika ada yang tidak tepat sasaran, masyarakat bisa ikut mengawasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (38). Ia menilai program ini sebagai langkah positif dalam menciptakan keterbukaan dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial.

“Program ini bagus, penyaluran bantuan menjadi lebih transparan dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” katanya.

Warga berharap inovasi Simpatik Paman Bansos dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (ono)

BACA JUGA:Keuangan Kolaps, PD Pembangunan Cirebon Rumahkan Karyawan hingga Maret 2026

Kategori :