CIREBON, RADARCIREBON.COM - Hujan turun dengan intensitas tinggi, menyebabkan air sungai meluap di beberapa kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jumat 6 Februari 2026.
Luapan air sungai akibat hujan lebat menjelang sore hari itu, mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Di Kecamatan Kedawung, sebanyak 415 bangunan rumah warga di Desa Sutawinangun, Kabupaten Cirebon mengalami kebanjiran.
Ketinggian air yang merendam kawasan tersebut, mencapai 30 cm hingga 150 cm.
Dua bangunan sekolah dan 10 tempat ibadah, ikut terendam banjir dalam musibah kali ini.
BACA JUGA:Banjir Terjang Kalikoa hingga Kedawung Cirebon, Permukiman Warga Tergenang
Sedikitnya 571 kepala keluarga (KK) di Desa Sutawinangun, terdampak akibat banjir. 15 diantaranya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dari data yang dibagikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Sabtu 7 Februari 2026, sebanyak 1.850 jiwa terdampak akibat bencana banjir yang terjadi di Desa Sutawinangun.
Sementara di Kecamatan Gunungjati, banjir melanda tiga desa. Diantaranya Desa Klayan, Jatimerta, dan Adidharma. Ketinggian air mencapai 20 cm hingga 40 cm.
Dari tiga desa tersebut, jumlah bangunan yang paling banyak terendam banjir, menimpa Desa Adidharma.
Menurut data, sebanyak 355 rumah warga di Desa Adidharma terendam bencana banjir. Satu sekolah dan 1 tempat ibadah, turut menjadi korban.
BACA JUGA:Banjir Terjang Desa Dawuan Cirebon, Air Capai 80 Sentimeter
Adapun kepala keluarga yang terdampak berjumlah 350 KK dengan total 920 jiwa.
Data BPBD Kabupaten Cirebon mencatat, total rumah warga dari empat desa yang terkena musibah banjir yang terjadi Jumat (6/2), berjumlah 770 unit rumah.
Menurut BPBD Kabupaten Cirebon, musibah banjir yang melanda 4 desa itu, dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasai lama.