Jalan Cipto Cirebon Akhirnya Ditambal, Warga Harap Perbaikan Total Segera Dilakukan

Rabu 18-02-2026,08:46 WIB
Reporter : Ade Gustiana
Editor : Tatang Rusmanta

Mobil mengantre dengan tertib menunggu giliran melintas. Beberapa pengemudi sengaja memperlambat laju kendaraan demi menghindari aspal yang belum sepenuhnya mengeras.

BACA JUGA:Alfamart Perluas Sahabat Posyandu 2026, Kolaborasi Baby Happy Dukung Kesehatan Anak

BACA JUGA:Meriah dan Penuh Kehangatan, Imlek 2026 di Cahaya Restaurant Cirebon Banjir Hadiah

Sebelum perbaikan dilakukan, kondisi jalan ini memang cukup memprihatinkan. Lubang tersebar di berbagai titik dengan kedalaman bervariasi. 

Ada yang hanya berupa cekungan dangkal, namun tidak sedikit yang cukup dalam hingga memperlihatkan batu dasar. 

Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga sulit dikenali. Situasi itu kerap memicu kecelakaan ringan hingga kerusakan kendaraan.

Keluhan paling banyak datang dari warga di wilayah Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi. Ketua RW 8, Ade Arifin, mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak sudah lama menjadi perhatian warganya. 

Wilayah tersebut terdiri dari enam RT dan sebagian ruasnya bahkan belum pernah dilapisi aspal secara menyeluruh.

“Baru diperbaiki siang ini. Sebelumnya banyak warga mengeluh karena jalannya rusak. Beberapa pengendara motor sampai terjatuh, dan yang membantu justru warga sekitar,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, sepeda motor menjadi kendaraan yang paling rentan mengalami kecelakaan, terutama ketika hujan deras. 

Lubang yang tertutup air membuat pengendara sulit mengantisipasi kondisi jalan. Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penambalan sementara, melainkan perbaikan menyeluruh agar jalan benar-benar rata dan aman dilalui.

Jika diperhatikan dari kejauhan, perbedaan antara bagian yang sudah ditambal dan yang belum tertangani terlihat jelas. Segmen yang selesai diperbaiki tampak lebih gelap, padat, dan rata. 

Sebaliknya, ruas yang belum tersentuh masih dipenuhi retakan memanjang, tambalan lama yang mulai terkelupas, serta permukaan bergelombang.

Di kawasan Jalan Terusan Cipto, misalnya, aspal retak membentuk pola tak beraturan. Lubang kecil menyebar di beberapa titik. 

Sebuah sepeda motor yang melintas cepat terlihat sedikit berguncang mengikuti kontur jalan. Mobil di belakangnya memilih mengurangi kecepatan dan menghindari sisi yang paling rusak. 

Gambaran ini memperlihatkan alasan pemerintah memprioritaskan perbaikan darurat.

Kategori :