“Kami bermain di rumah sendiri. Di GBLA, kami selalu mengincar hasil positif,” tegas Hodak.
Sementara itu, pelatih Persita Carlos Pena memastikan timnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Ia mengaku persiapan berjalan optimal dan mayoritas pemain siap diturunkan.
“Persiapan kami berjalan bagus. Kami sangat termotivasi melawan juara bertahan di stadion dengan atmosfer luar biasa,” kata Pena.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui Persib saat ini jauh lebih solid dibandingkan pertemuan pertama musim ini. Namun, ia tetap membidik poin penuh meski bermain di kandang lawan.
“Memang kami menang di pertemuan pertama, tapi besok adalah tantangan baru. Kami datang untuk meraih tiga poin lagi,” tegasnya.
BACA JUGA:Persib Bandung Dapat Dukungan Spiritual Jelang Duel Krusial Lawan Ratchaburi FC
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Persib kemungkinan akan tampil agresif sejak awal demi mengamankan kemenangan sekaligus membayar kekalahan sebelumnya.
Sementara Persita berpotensi mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.
Duel taktik antara Hodak dan Pena akan menjadi sorotan. Selain strategi, faktor mental dan efektivitas penyelesaian akhir diprediksi menjadi penentu hasil akhir laga.
Dengan motivasi ganda dan dukungan penuh Bobotoh, Persib punya peluang besar untuk bangkit.
Namun, Persita jelas bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Laga di GBLA pun berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling panas pekan ini. (*)