RADARCIREBON.COM – Kabar mengejutkan datang dari panggung politik Kabupaten Indramayu. Mantan Bupati Indramayu periode 2021–2025, Nina Agustina, dikabarkan akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Isu ini langsung menyita perhatian publik, terutama karena Nina sebelumnya merupakan kader yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Informasi yang beredar menyebutkan, Nina bahkan telah menemui Presiden RI ke-7, Joko Widodo, di Solo pada Rabu (25/2/2026).
Pertemuan tersebut dikabarkan dalam rangka meminta restu sebelum bergabung dengan PSI. Dalam kesempatan itu, Nina disebut didampingi Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidi.
BACA JUGA:Ibu-ibu Korban Investasi Bodong di Cirebon Menunggu Kepastian Hukum
BACA JUGA:Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026 di Jabar, Pelat Kuning Malah Dapat Diskon
Namun hingga kini, kabar tersebut belum disertai pernyataan resmi dari Nina Agustina.
PDI Perjuangan Indramayu Mengaku Terkejut
Kabar perpindahan ini mendapat tanggapan dari jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H Sirojudin, mengaku pihaknya justru mengetahui informasi tersebut dari media dan unggahan di media sosial.
BACA JUGA:Viral! Warga Cirebon Ngaku Jadi Korban Pengantin Pesanan di China, Minta Tolong Dedi Mulyadi
BACA JUGA:Ketua BEM UGM Mengaku Diteror: 'Makin Ditekan, Makin Melawan, Makin Diteror, Makin Gacor'
“Kami tahunya dari media. Sampai sekarang belum ada komunikasi resmi kepada DPC PDI Perjuangan Indramayu,” ujar Sirojudin, Kamis (26/2/2026).
Sebagai partai yang telah dua kali mengusung Nina dalam kontestasi Pilkada Indramayu, Sirojudin mengaku cukup terkejut jika kabar tersebut benar.
Meski begitu, ia tidak menampik bahwa sebelumnya memang ada sinyal keinginan untuk berpindah partai.