Kasus Campak di Jabar Meningkat, Warga Diimbau Waspada Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat 13-03-2026,04:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

Sasaran utama program tersebut adalah anak-anak berusia 9 sampai 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan imunisasi kepada anaknya, layanan tersebut dapat diakses di berbagai fasilitas kesehatan.

BACA JUGA:Lindungi Warga Binaan dari Penyakit, Babinsa Sukapura Dampingi Pelaksanaan ORI Campak–Rubella Tahun 2026

Di antaranya melalui Posyandu, Puskesmas, serta satuan pendidikan seperti PAUD dan taman kanak-kanak.

Selain itu, imunisasi juga tersedia di sejumlah tempat ibadah seperti masjid dan gereja, hingga pos pelayanan kesehatan di jalur mudik.

Selain imunisasi, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan tambahan.

“Kebiasaan sederhana seperti rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan masker saat sedang sakit dapat membantu menekan penularan penyakit,” beber Kepala Dinkes Provinsi Jabar ini.

Apabila seseorang mengalami gejala campak seperti demam disertai ruam kemerahan pada kulit, masyarakat diminta segera melakukan isolasi mandiri serta memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Dengan langkah pencegahan yang tepat serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, pemerintah berharap penyebaran penyakit campak di Jabar dapat ditekan meskipun mobilitas masyarakat meningkat saat mudik Lebaran,” pungkas Vini. (*)

Kategori :