CIREBON, RADARCIREBON.COM - Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Kabupaten Cirebon, Selasa (10/3). Salah satu agenda kunjungan tersebut adalah meninjau sentra batik di Kawasan Batik Trusmi.
Dalam kunjungan itu, rombongan Menteri Pariwisata (Menpar) singgah di salah satu pusat penjualan batik, EB Batik Trusmi, yang menjadi bagian dari sentra industri batik terbesar di Cirebon.
Bupati Imron mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Pariwisata secara langsung menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri yang telah menyempatkan diri meninjau langsung sentra batik di Kabupaten Cirebon,” ujar Bupati Imron.
BACA JUGA:Spesifikasi HP iQOO 15R Terbaru, Performa Gaming Ekstrem dengan Snapdragon 8 Gen 5
Ia menegaskan, kawasan Batik Trusmi tidak hanya menjadi pusat ekonomi masyarakat, tetapi juga telah berkembang menjadi ikon wisata budaya yang menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Pariwisata, untuk memperkuat pengembangan sektor pariwisata di daerah.
“Masih banyak potensi wisata di Kabupaten Cirebon yang perlu dikembangkan. Kami berharap ada dukungan dari Kementerian Pariwisata,” kata Bupati Imron.
Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan, kunjungan ke Cirebon merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memastikan kesiapan destinasi wisata menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
BACA JUGA:Catat! 5 Rekomendasi Wisata Libur Lebaran di Cirebon yang Wajib Dikunjungi Bersama Keluarga
“Kami ingin memastikan setiap destinasi wisata sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima kunjungan wisatawan saat libur Nyepi dan Lebaran,” ujarnya.
Selain meninjau sentra Batik Trusmi, Menpar juga mengunjungi Stasiun Cirebon untuk memastikan kesiapan sarana transportasi selama masa angkutan Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan adanya program potongan harga tiket kereta api hingga 30 persen selama periode angkutan Lebaran.
Program ini diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke berbagai daerah.
BACA JUGA:Disnaker Kabupaten Cirebon Perkuat Layanan PMI lewat MRC