BEKASI, RADARCIREBON.COM - Korlantas Polri menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026.
Skema ini difokuskan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kembali menuju kawasan Jabodetabek usai mudik.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah pemanfaatan jalan tol fungsional.
BACA JUGA:Dipanggil Timnas Irak, Bek Persib Frans Putros Rela Batal Liburan Demi Mimpi Piala Dunia
Strategi ini dinilai efektif untuk memecah konsentrasi kendaraan di titik-titik rawan macet.
“Arus balik juga ada strategi khusus, terutama penggunaan jalan tol fungsional. Ini sangat strategis,” ujarnya Agus saat berada di command center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek Toll Road, wilayah Cikarang Utara, Kamis 19 Maret 2026.
Dalam skema tersebut, ruas Japek Selatan Toll Road yang menghubungkan hingga kawasan Delta Mas dan Setu akan difungsikan untuk mendukung kelancaran arus balik.
Kendaraan pribadi dari wilayah Jawa Barat diarahkan untuk memanfaatkan jalur alternatif ini.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi pertemuan arus kendaraan di titik krusial seperti KM 66 yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan saat arus balik.
BACA JUGA:Kabar Baik! Stadion GBK Siap Gelar FIFA Series 2026, Ini Jadwal Timnas Indonesia
Selain itu, ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi Toll Road atau Tol Bocimi juga akan dioperasikan, khususnya dari Parungkuda hingga Karangtengah.
Jalur ini tidak hanya digunakan saat arus mudik, tetapi juga dioptimalkan untuk arus balik.
Agus menegaskan bahwa strategi yang diterapkan bersifat dinamis. Artinya, pelaksanaan di lapangan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas secara real time.
Untuk itu, Korlantas bekerja sama dengan Jasa Marga dalam memantau pergerakan kendaraan di seluruh ruas tol.
BACA JUGA:Arus Mudik Cirebon Aman, Kapolresta Turun Langsung ke Pos Pam Ciledug