Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Jadi Prioritas Utama

Minggu 22-03-2026,22:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah. 

Termasuk dalam kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo untuk menepis kekhawatiran publik terkait isi perjanjian yang mencakup penyesuaian tarif antara kedua negara. 

Ia memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil telah melalui kajian mendalam dan mempertimbangkan dampaknya terhadap perekonomian nasional.

BACA JUGA:Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang

BACA JUGA:Prabowo Soal Perjanjian Tarif AS: Investasi Asing Boleh Masuk, Hilirisasi Wajib

Menurutnya, pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas apabila suatu perjanjian dinilai merugikan Indonesia. 

Bahkan, ia menegaskan bahwa kesepakatan internasional tidak bersifat mutlak dan masih dapat ditinjau ulang jika bertentangan dengan kepentingan bangsa.

“Jika kepentingan nasional kita terancam, maka perjanjian tersebut bisa saja kita tinggalkan,” tegasnya.

Dalam perjanjian terbaru tersebut, tarif perdagangan mengalami penyesuaian dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. 

BACA JUGA:Jalur Mandirancan Macet Usai Lebaran, Wisata ke Kuningan Picu Kepadatan

BACA JUGA:Update Tol Cipali Hari Kedua Lebaran: 22 Ribu Kendaraan Menuju Arah Cirebon

Penurunan ini disebut sebagai hasil negosiasi yang mempertimbangkan posisi strategis Indonesia dalam perdagangan global.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia mendapatkan perlakuan khusus dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Salah satu keistimewaan itu adalah adanya klausul penyesuaian dalam perjanjian, yang memungkinkan kedua negara melakukan revisi jika terdapat poin yang dianggap tidak menguntungkan.

Kategori :