Selain itu, ia juga menyatakan dukungan terhadap proses hukum apabila memang ada persoalan yang harus diselesaikan melalui jalur tersebut.
BACA JUGA:Dramatis! Hanya 10 Pemain, Prancis Berhasil Tumbangkan Brazil 2-1
BACA JUGA:Liburan di Cirebon Makin Seru, Pancuran Daris Jadi Destinasi Favorit Saat Lebaran
Pemerintah daerah, kata dia, akan menghormati setiap proses yang berjalan sesuai aturan hukum.
Di tengah dinamika yang terjadi, Eman mengingatkan agar kondisi tersebut tidak berdampak pada pembinaan atlet di daerah.
Ia menilai, keberlangsungan program pembinaan harus tetap menjadi prioritas utama demi menjaga prestasi olahraga Kabupaten Majalengka.
“Jangan sampai pembinaan atlet terganggu. Atlet adalah aset daerah yang harus terus didukung,” tegasnya.
Kabupaten Majalengka sendiri akan menghadapi sejumlah agenda olahraga penting sepanjang tahun 2026.
Di antaranya Pekan Olahraga dan Seni Antarinstansi (Porsenitas), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Wilayah Daerah (Popwilda).
Menurut Eman, stabilitas organisasi olahraga menjadi faktor penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai ajang tersebut.
Oleh karena itu, ia berharap persoalan di internal KONI Kabupaten Majalengka dapat segera diselesaikan secara profesional.
Lebih lanjut, pemerintah daerah juga mendorong terjalinnya sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan serta meningkatkan prestasi atlet di tingkat regional maupun nasional.
“Kami ingin semua pihak tetap fokus pada tujuan utama, yaitu memajukan olahraga dan mencetak prestasi,” pungkasnya.