Sebaliknya, pembentukan pansus merupakan bagian dari upaya konstruktif dalam memperbaiki sistem pelayanan dan meningkatkan transparansi pengelolaan perusahaan daerah.
BACA JUGA:Statistik Unggul, Tapi Ezra Walian Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Kenapa?
BACA JUGA:Kasus Perundungan Siswa SMP Cirebon Berakhir Damai, Simak Fakta dan Kronologinya
Ia juga menyoroti pentingnya distribusi air bersih yang merata dan berkualitas.
Selama ini, sejumlah warga mengeluhkan gangguan pasokan air, kualitas air yang kurang baik, hingga layanan yang belum responsif.
Untuk itu, ia berharap seluruh pihak, baik dari unsur eksekutif maupun manajemen PDAM, dapat bersikap terbuka dan kooperatif selama proses pembahasan pansus berlangsung.
“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar rekomendasi yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fraksi Gerindra DPRD Indramayu menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik, khususnya layanan dasar seperti air bersih.
Dengan adanya pansus, diharapkan seluruh persoalan di PDAM Indramayu dapat diurai secara komprehensif.
Hasilnya, kebijakan dan rekomendasi yang dihasilkan mampu memperbaiki sistem pelayanan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan air bersih.
“Harapan kami, pansus segera dibentuk agar semua persoalan bisa dibahas tuntas dan ditemukan solusi terbaik,” pungkasnya.