Sekolah Lima Hari SD Kota Cirebon, Program MBG Menyesuaikan Jadwal Baru

Selasa 07-04-2026,17:00 WIB
Reporter : Abdullah
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Kebijakan sekolah lima hari untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon resmi mulai diterapkan. 

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada pola belajar siswa, tetapi juga berpengaruh pada program pendukung pendidikan, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski demikian, pelaksanaan program MBG disebut tetap berjalan normal dengan sejumlah penyesuaian teknis di lapangan.

Kepala SPPG Harjamukti Larangan, Dean Saputra, memastikan bahwa perubahan jadwal sekolah tidak menimbulkan kendala berarti dalam distribusi makanan bagi siswa.

BACA JUGA:WFH ASN di Indramayu Segera Diterapkan, Belajar Dulu ke Bogor

BACA JUGA:SMA Santa Maria 1 Cirebon Gelar Workshop Leadership Program

Menurutnya, pihak penyedia MBG hanya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh masing-masing sekolah.

“Secara umum tidak ada pengaruh signifikan. Kami menyesuaikan dengan alur dari sekolah,” ujar Dean saat ditemui, Selasa (7/4/2026).

Seiring penerapan sekolah lima hari, distribusi MBG untuk siswa SD kini dilakukan dari Senin hingga Jumat.

Tidak ada lagi pengiriman makanan pada hari Sabtu, karena kegiatan belajar mengajar juga ditiadakan di hari tersebut.

BACA JUGA:Renovasi Gedong Duwur Indramayu, Pemkab Siapkan Dana di Anggaran Perubahan

BACA JUGA:Jalur KA di Emplasemen Bumiayu Sudah Bisa Dilalui Terima Kasih atas Kesabaran Pelanggan

Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian sistem yang lebih efisien dan terstruktur.

Sementara itu, untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), pola distribusi MBG lebih fleksibel. 

Pengiriman makanan dilakukan berdasarkan aktivitas sekolah. Jika terdapat kegiatan di hari tertentu, termasuk Sabtu, maka MBG tetap diberikan. Namun jika tidak ada aktivitas, maka distribusi tidak dilakukan.

Kategori :