BACA JUGA:4 Bulan Tanpa Pimpinan, PPDI Desak Solusi di Desa Ciledug Tengah
BACA JUGA:Inovasi BRIN: Sampah Perkotaan Diolah Jadi Listrik Lewat PLTSa Merah Putih
Pernyataan tersebut langsung disambut antusias oleh warga yang hadir. Mereka berharap perbaikan jalan bisa segera terealisasi tanpa kendala berarti.
Meski demikian, Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
Ia menyoroti kebiasaan membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran air, yang dapat mempercepat kerusakan jalan.
Menurutnya, saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan genangan hingga meluap ke badan jalan. Kondisi ini berpotensi merusak struktur jalan dalam waktu singkat.
“Kalau drainase tidak dijaga, air akan meluap dan merusak jalan. Jadi ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Selain fokus pada perbaikan jalan, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan material untuk mendukung pembangunan sarana lingkungan desa.
Bantuan ini diharapkan mampu mendorong semangat gotong royong masyarakat dalam merawat fasilitas umum.
Sementara itu, Kuwu Desa Cikeleng, Rukmana, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya.
Ia menilai, realisasi janji Bupati Kuningan perbaikan jalan akan memberikan dampak besar bagi kehidupan warga, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.
“Ini kabar yang sangat dinanti warga. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan manfaatnya bisa segera dirasakan,” ungkapnya.
Dengan adanya rencana perbaikan ini, masyarakat kini menatap masa depan dengan optimisme baru.
Jalan yang lebih baik diyakini akan memperlancar mobilitas, meningkatkan akses ekonomi, serta membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi warga desa.