CIREBON, RADARCIREBON.COM – Sebanyak 441 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Cirebon resmi diberangkatkan, Jumat (24/4/2026).
Kloter 5 yang terbagi dalam 11 rombongan ini dilepas langsung oleh pemerintah daerah bertolak menuju Asrama Haji Indramayu, sehari sebelum take off di bandara Kertajati, Majalengka.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyampaikan bahwa keberangkatan perdana calhaj ini menjadi momen penting bagi para jamaah yang telah menanti kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Ia pun mendoakan seluruh jamaah diberikan kelancaran selama perjalanan hingga kembali ke tanah air.
"Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan menjadi haji yang mabrur," ujar Jigus --sapaan akrab Wabup.
BACA JUGA:Sengketa Tanah TNI dan Warga di Cirebon, Dandim: Kami Mengamankan Aset!
Dalam kloter ini, kata Jigus, para jamaah tidak hanya berangkat sendiri, tetapi juga didampingi petugas haji yang akan memastikan kelancaran ibadah. Terdapat petugas yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, serta tenaga medis pendamping.
Jumlahnya ada 441 calhaj plus 4 orang petugas haji. "Jadi secara keseluruhan, jumlah anggota kloter mencapai 445 orang, termasuk petugas," ungkapnya.
Menurut Jigus, mereka dibagi ke dalam 11 rombongan agar koordinasi selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah dapat berjalan lebih tertib dan efektif.
Dengan persiapan yang matang serta pendampingan petugas, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. "Semoga jadi haji yang mabrur dan mabruroh," ucapnya.
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Target Pendapatan 2025 Tak Tercapai dalam Evaluasi LKPJ Bupati
Sementara itu, Plt Kepala Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Cirebon, Ahmad Khotib Haryanto menjelaskan, 441 calhaj yang diberangkatkan terbagi dalam lima KBIH.
Kelima KBIH tersebut meliputi Manbaul Ulum (Dukupuntang), Al Mabrur (Panguragan), Al Mabrur (Arjawinangun), Ajiziyah (Gegesik), serta Fatwa Mertapada Buntet (Astanajapura). Dari jumlah tersebut, terdapat tujuh jamaah mandiri yang bergabung dalam rombongan KBIH Fatwa.
Kata Kang Ato --sapaan akrabnya, keberangkatan menuju Bandara Internasional Kertajati dijadwalkan pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 08.45 WIB, dengan jadwal lepas landas pukul 11.45 WIB menggunakan pesawat bernomor penerbangan SV5209.
Menurutnya, didalam kloter lima itu juga terdapat sejumlah petugas yang akan mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah haji, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, serta tenaga medis. Selain itu, terdapat enam Petugas Haji Daerah (PHD) yang dibiayai melalui APBD.
BACA JUGA:Perempuan Harus Cerdas Kelola Keuangan Keluarga
"Untuk layanan kesehatan, dua tenaga medis disiapkan, yakni satu dokter dan satu tenaga kesehatan pendamping. Sementara empat petugas lainnya bertugas pada layanan umum," ungkapnya.
Perlu diketahui, gelombang pertama keberangkatan, terdiri dari Kloter 5 dengan jadwal pemberangkatan 24 April dengan jumlah 441 calhaj + 4 petugas haji. Sementara kloter 13 dijadwalkan pada 30 April dengan jumlah 441 calhaj + 4 petugas haji.. Sedangkan, lokter 19 berangkat pada 5 Mei 2026 dengan jumlah 441 calhaj + 4 petugas haji.
Sementara itu, gelombang kedua untuk kloter 25 yang akan diberangkatkan 10 Mei dan kloter 32 dijadwalkan pada 15 Mei 2026 dengan jumlah 441 calhaj + 4 petugas haji. "Keberangkatan gelombang kedua ini sama dari Kertajati. Bedanya, mendarat di Jeddah," ungkapnya.
Selain itu, terdapat dua kloter gabungan, yakni, kloter 35 yang rencana dijadwalkan 17 Mei sebanyak 151 jamaah + 4 petugas haji. Sedangkan kloter 40 direncanajan berangkat pada 19 Mei 206 dengan jumlah 174 jamaah + 4 petugas haji.
BACA JUGA:Perebutan Gelar Makin Sengit! Bandingkan 6 Laga Sisa Persib dan Borneo FC di Super League
"Di antara ribuan jamaah tersebut, terdapat calon jamaah tertua atas nama Turina (92), warga Desa Warugede, Kecamatan Depok. Sedangkan jamaah termuda adalah Fayruz Chalisa (15), asal Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani," jelasnya. (sam)