CIREBON, RADARCIREBON.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan dan disembelih dalam kondisi sehat serta layak konsumsi.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Dr Deni Nurcahya ST MSi mengatakan, pihaknya akan melakukan monitoring dan pemeriksaan secara menyeluruh di berbagai wilayah. Pemeriksaan dilakukan baik di lapak penjualan maupun lokasi penampungan hewan kurban.
“Pengawasan kami tingkatkan. Tim akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi hewan kurban benar-benar sehat,” ujar Deni Nurcahya.
BACA JUGA:Promo Honda April 2026: Motor Listrik Mulai Rp12 Jutaan, ADV 160 Diskon Besar
Ditegaskanya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama menjelang Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban.
Selain pengawasan kesehatan, lanjut Deni, Dinas Pertanian juga memantau ketersediaan hewan kurban.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, stok kambing di Kabupaten Cirebon masih mencukupi dan sebagian besar dipenuhi dari dalam daerah.
“Untuk kambing, ketersediaannya masih aman dan bisa dipenuhi dari wilayah sendiri,” katanya.
Namun, untuk kebutuhan sapi, Kabupaten Cirebon masih bergantung pada pasokan dari luar daerah guna memenuhi lonjakan permintaan menjelang hari raya.
BACA JUGA:Granat Tangan di Cirebon Diduga Masih Aktif, Ditemukan Saat Gali Septic Tank
“Sedangkan sapi masih harus didatangkan dari luar daerah,” tambahnya.
Dinas Pertanian juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih hewan kurban serta memastikan hewan yang dibeli telah melalui pemeriksaan kesehatan dari petugas berwenang.
“Masyarakat yang akan berkurban harus teliti dalam memilih hewan kurban, salah satunya hewan itu sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan, sehingga pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan aman dan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (den)