Terkait penolakan dari unsur pimpinan FISIP terhadap Syamsul Arif Billah yang telah dilantik sebagai Dekan Fisip Unma, Rektor Otong menjelaskan bahwa surat keberatan baru diterima pihak rektorat pada 12 Mei 2026, atau sehari setelah proses pelantikan rektor dan para dekan selesai dilakukan.
BACA JUGA:Eksekusi Lahan di Cirebon, Massa Pendukung Bunda Fifi Siaga, Pihak Pengadilan Balik Kanan
Menurutnya, keberatan tersebut seharusnya disampaikan saat proses seleksi masih berlangsung, bukan setelah tahapan pengangkatan selesai.
“Kalau ada keberatan, mestinya disampaikan ke panitia seleksi saat proses masih berjalan. Surat penolakan baru kami terima setelah pelantikan, sehingga proses yang sudah selesai tentu tidak bisa dibatalkan begitu saja,” tegasnya.
Otong juga mengungkapkan bahwa dalam proses pencalonan, tidak ada kandidat lain yang mendaftar untuk posisi Dekan FISIP, sehingga proses penetapan berjalan sesuai mekanisme yang ada.
Rektor Beri Waktu 30 Hari untuk Susun Kabinet
Di tengah polemik tersebut, rektorat tetap memberikan mandat kepada Syamsul Arif Billah untuk segera menyusun struktur kabinet atau jajaran pimpinan di lingkungan FISIP Unma.
Rektor menegaskan, penyusunan kabinet menjadi salah satu indikator kemampuan kepemimpinan dekan.
Jika hingga batas waktu 30 hari sejak pelantikan atau sampai 11 Juni 2026 tidak juga terealisasi, maka akan ada evaluasi sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau sampai batas waktu yang ditentukan tidak bisa menyusun kabinet, maka itu bisa dianggap tidak kapabel. Dalam fakta integritas juga ada ketentuan siap mengundurkan diri,” ujar Otong.
Meski demikian, rektor menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga agar polemik terkait Dekan Fisip Unma tidak mengganggu aktivitas akademik mahasiswa.
Ia meminta seluruh jajaran FISIP tetap menjalankan tugas pendidikan secara profesional dan mengutamakan kepentingan mahasiswa.
“Saya tidak ingin konflik ini berdampak pada proses belajar mengajar. Mahasiswa jangan sampai dirugikan,” katanya.
Rektor juga memastikan pihaknya akan menjadwalkan ulang rapat bersama jajaran rektorat, termasuk Wakil Rektor II bidang kepegawaian, guna mencari solusi terbaik bagi penyelesaian konflik internal tersebut.
Keluarga Besar FISIP Tetap Menolak
Di sisi lain, penolakan terhadap Syamsul Arif Billah sebagai Dekan Fisip Unma tetap disuarakan oleh keluarga besar FISIP.