Polemik Dekan Fisip Unma, Rektor Buka Opsi Evaluasi 30 Hari

Rabu 20-05-2026,18:00 WIB
Reporter : Ono Cahyono
Editor : Tatang Rusmanta

Drs Dody Kusmayadi MSi menegaskan bahwa rapat darurat pertama yang digelar tidak menghasilkan solusi konkret, sehingga pihaknya tetap pada sikap menolak.

Menurut Dody, meski nantinya rapat dijadwalkan ulang, keluarga besar FISIP kemungkinan besar tidak akan menghadiri forum tersebut.

“Kalaupun ada penjadwalan ulang, sikap kami tetap sama. Keluarga besar FISIP tetap menolak Syamsul Arif Billah menjadi Dekan FISIP,” tegasnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa polemik terkait Dekan Fisip Unma masih cukup serius dan berpotensi berlarut jika tidak segera ditemukan jalan tengah.

Syamsul Arif Billah Masih Upayakan Penyusunan Kabinet

Sementara itu, Syamsul Arif Billah mengaku tetap berupaya menyusun struktur kabinet FISIP sesuai batas waktu yang diberikan oleh rektorat.

Ia mengaku belum mengetahui secara detail terkait ancaman evaluasi jika gagal menyelesaikan pembentukan kabinet hingga tenggat waktu yang telah ditentukan.

“Kami masih terus berupaya menyusun kabinet FISIP sampai batas waktu yang ada. Mudah-mudahan sebelum tenggat berakhir, struktur sudah terbentuk,” kata Syamsul melalui pesan WhatsApp.

Saat ditanya mengenai kemungkinan jika target tersebut tidak tercapai, Syamsul menyerahkan sepenuhnya kepada aturan yang berlaku di Universitas Majalengka.

“Kalau nanti seperti apa, tentu dikembalikan kepada peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Terkait fakta integritas dan ketentuan dalam Statuta 2026, Syamsul juga memilih belum memberikan penjelasan lebih jauh dan menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi kepada pihak rektorat.

Kategori :