Program Ayah Hebat di Cirebon Jadi Langkah Nyata Tekan Angka Stunting

Jumat 22-05-2026,05:01 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Moh Junaedi

Magot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak bernilai tinggi, sementara residu budidayanya dapat diolah menjadi kompos. 

“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kesehatan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

BACA JUGA:Genting Digelar di Kota Cirebon, Kolaborasi Tekan Stunting

Tak hanya aspek ekonomi dan lingkungan, program ini juga menghadirkan Kelas Ayah dan Ibu yang melibatkan para ayah dengan istri yang sedang hamil. 

Kelas ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ayah dalam mendampingi kehamilan, persalinan, serta pengasuhan anak, sehingga terbentuk keluarga yang lebih siap dan peduli terhadap tumbuh kembang anak. 

Selama kelas para ayah dan ibu hamil diberikan edukasi seputar kehamilan, persiapan persalinan dan kegawatdaruratan, masa nifas, serba-serbi menyusui, pentingnya imunisasi dan KB. 

Pasangan calon orang tua juga mendapatkan latihan keterampilan manajemen nyeri persalinan, perawatan tali pusat, memandikan bayi, pijat bayi, hingga menyiapkan MP-ASI.

Rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan sejak bulan April sampai dengan akhir tahun 2026. 

BACA JUGA:WOW! Dalam 2 Tahun Kasus Stunting di Kabupaten Cirebon Turun 5 Persen

Melalui kegiatan PPDS 2026 ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Argasunya dapat semakin mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan sumber daya lokal. 

“Program Ayah Hebat menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan desa bebas stunting yang berkelanjutan,” tukasnya. (apr/opl)

Kategori :