Jalan Kapetakan-Gegesik Cirebon Rusak Parah, DPRD Minta Pemda Segera Bertindak

Sabtu 23-05-2026,19:23 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

Sebagai wakil rakyat, dirinya mengaku akan mengusulkan perbaikan jalan melalui program pokok pikiran (pokir) pada tahun anggaran mendatang.

Meski demikian, ia berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon dapat ikut terlibat agar perbaikan awal bisa dilakukan lebih cepat, terutama pada titik-titik kerusakan paling parah.

BACA JUGA:Jalan Nagrak-Lojikaum Putus Akibat Longsor, DPUTR Cirebon Segera Bangun Jalan Darurat

“Saya akan masukkan dalam pokir tahun depan. Tapi tentu harus ada dukungan dari dinas terkait supaya tahun ini sudah ada langkah penanganan sementara,” kata politisi Partai Golkar ini.

Selain kondisi jalan yang rusak, minimnya penerangan jalan umum juga menjadi perhatian masyarakat.

Sepanjang jalur tersebut disebut belum memiliki lampu penerangan yang memadai sehingga suasana jalan menjadi gelap saat malam hari.

Kondisi itu membuat pengguna jalan merasa khawatir ketika melintas, terutama pada malam hari.

Warga bahkan mengaku kerap mendengar adanya tindak kriminal seperti pembegalan dan gangguan keamanan lainnya di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, Ujang juga menyoroti kondisi lebar jalan yang dinilai tidak ideal. Saat ini, lebar jalan diperkirakan hanya sekitar dua meter sehingga sulit dilalui kendaraan dari dua arah secara bersamaan.

Ia menilai pelebaran jalan hingga lima meter masih memungkinkan dilakukan karena sebagian badan jalan saat ini tertutup rumput dan timbunan tanah akibat minimnya pemeliharaan.

Untuk merealisasikan hal tersebut, menurutnya diperlukan koordinasi dengan pihak PSDA Provinsi Jawa Barat.

“Pemerintah harus lebih serius memperhatikan infrastruktur di wilayah perbatasan agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat beraktivitas,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Desa Kapetakan bernama Andi. Ia mengatakan masyarakat sudah lama mengeluhkan kondisi jalan rusak tersebut, namun hingga kini belum ada penanganan serius dari pemerintah.

“Jalan ini sudah lama rusak parah, padahal setiap hari dipakai masyarakat,” ungkapnya. (*)

Kategori :