Gamawan Fauzi Apresiasi BKAD Kunci Bersama KUNINGAN–Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mengapresiasi prestasi Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD) Kunci Bersama yang sukses merangkul delapan kabupaten/kota lingkup Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Karena gagasan visioner H Aang Hamid Suganda tersebut telah menorehkan berbagai mega proyek pembangunan daerah perbatasan. Pada Rakornas Kemendagri di Golden Boutique Hotel, Jakarta, Kamis (9/10), mantan bupati Kuningan dua periode inipun diberi anugerah penghargaan BKAD berprestasi se-Indonesia.Penghargaan diterima langsung Ketua BKAD Kunci Bersama, H Aang Hamid Suganda dari Mendagri H Gamawan Fauzi. “Banyak kerjasama antardaerah terjadi, tapi banyak pula yang stagnan. Tapi BKAD Kunci Bersama, selain eksis, program dan kegiatannya juga nyata bisamenyejahterakan masyarakat perbatasan,” ungkap Gamawan Fauzi. Ketua BKAD Kunci Bersama H Aang Hamid Suganda menuturkan, BKAD Kunci Bersama terbentuk dari Kuningan Summit tahun 2011.“Dasar pemikirannya, ialah kesepahaman bersama untuk mengatasi permasalahan kesenjangan kesejahteraan, kemakmuran dan layanan publik yang masih jauh tertinggal di daerah perbatasan,” terangnya. Menurut dia, ada 10 permasalahan yang dihadapi wilayah perbatasan. Yaitu rendahnya kualitas pelayanan publik, sarana-prasarana layanan belum memenuhi standar, aksesibilitasnya masih rendah, terbatasnya daya saing, tingginya kemiskinan akibat keterisolasian kawasan, dan terbatasnya lembaga ekonomi. Persoalan lainnya ialah tingginya tingkat kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban, pemanfaatan sumber daya alam bersama, penataan wilayah perbatasan, terakhir turunnya kualitas lingkungan dan sumber daya alam. Dari Kuningan Summit itulah Aang berharap bisa terbangun komitmen bersama dari para kepala daerah.Tentu juga mendapat dukungan penuh dari para gubernur dan ketua dewan kedua provinsi, termasuk para petinggi di tingkat pusat.“Titik tekan pencarian solusi dari permasalahan perbatasan tersebut berupa layanan publik, kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan,” tandas Aang. Melalui BKAD Kunci Bersama, Aang mengajak seluruh kabupaten/kota Kunci Bersama untuk mengubah persepsi begatif daerah perbatasan. Di mana persepsi selama ini daerah perbatasan hanya sebagai halaman belakang atau layak dijadikan tempat buang sampah. Menurutnya, daerah perbatasan meruapakan beranda luar. Baik di depan maupun di belakang, di samping kanan maupun di samping kiri.Sehingga mesti diperhatikan dan diperlakukan sama dengan pusat.“Mari kita jadikan daerah perbatasan sebagai halaman depan rumah yang perlu ditata. Dijadikan sebagai taman indah, layaknya taman rumah mewah yang ada rumput hijau ditumbuhi dengan pohon rimbun. Bila perlu ada kolam air mancur, lampu taman dan tempat main anak-anak. Sehingga bisa menyenangkan keluarga dan tamu,” ajaknya. Aang juga mengajak untuk menjadikan daerah perbatasan sebagai daerah pertumbuhan yang baik di berbagai sektor. Sehingga bisa memakmurkan masyarakatnya. Aang membeberkan, hasil kinerjanya sejauh inidi sektor pendidikan tengah ikut memperjuangkan Unswagati Cirebon menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Di Kuningan, telah dibangun sekolah inklusi di Kecamatan Cibingbin yang bisa dimanfaatkan Kuningan dan Brebes.Di Ciamis juga ada Unigal, dimana statusnya perlu ditingkatkan,sehinga bisa menjadi PT yang bisa dinikmati warga Ciamis, Banjar, Pangandaran dan Cilacap.“Di sektor insfrastruktur, Waduk Cileuweung juga tengah dibangun. Waduk tersebut akan bermanfaat buat irigasi pengairan pertanian warga Kabupaten Kuningan dan Brebes. Pelabuhan Samudara Cilacap kemampuannya juga bisa ditingkatkan,” sebutnya.(tat)
Tekan Kesenjangan Daerah Perbatasan
Jumat 10-10-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Rabu 11-03-2026,22:00 WIB
Penumpang Kereta Wajib Tahu! Ini Aturan Bagasi di Kereta Api dari Daop 3 Cirebon
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Terkini
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB
Mantan Menag Yaqut Ditahan di Rutan KPK, Berikut Perjalanan Kasus Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,19:02 WIB
Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Cirebon, Dandim Tegaskan Kesiapan TNI Amankan Idulfitri
Kamis 12-03-2026,18:31 WIB