Setelah melukai kedua korban, para pelaku langsung menuju brankas penyimpanan uang.
Mereka membawa kabur uang hasil penjualan dan setoran minimarket senilai lebih dari Rp7 juta.
Menariknya, pelaku sama sekali tidak mengambil barang dagangan yang ada di dalam toko.
"Kerugiannya sekitar Rp7 juta lebih. Yang dibawa hanya uang, barang-barang tidak ada yang diambil," kata Lutfi.
Usai menjalankan aksinya, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah diparkir di depan minimarket.
Seluruh rangkaian aksi berlangsung sangat singkat, hanya sekitar tiga menit sebelum akhirnya warga berdatangan setelah mendengar suara letusan senjata.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian.
Tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti utama dalam penyelidikan.
"Kami sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan rekaman CCTV. Ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan pendalaman," ujar AKP Udiyanto.
Menurutnya, penyidik kini fokus mengidentifikasi identitas kedua pelaku, termasuk menelusuri kendaraan yang digunakan saat melarikan diri.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui ciri-ciri maupun keberadaan pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Kami pastikan pelaku akan kami tangkap," tegasnya.
Pengelola Minimarket Diminta Perketat Keamanan
Selain memburu pelaku, kepolisian juga mengingatkan seluruh pengelola minimarket di Majalengka agar meningkatkan sistem keamanan, terutama pada malam hari.