BACA JUGA:Belajar Bertani Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unma Ajari Siswa SD Budidaya Cabai
Untuk melatihnya, biasakan menyampaikan pendapat secara runtut dan tidak bertele-tele. Belajar menjadi pendengar yang baik juga sama pentingnya dengan kemampuan berbicara.
Skill ini juga akan sangat berguna ketika menghadapi wawancara kerja. Kandidat yang mampu menjawab pertanyaan dengan jelas dan percaya diri tentu lebih mudah memberikan kesan positif kepada recruiter.
2. Public Speaking
Public speaking masih berkaitan erat dengan komunikasi, tetapi memiliki tantangan tersendiri.
Kemampuan berbicara di depan orang lain diperlukan ketika seorang karyawan harus melakukan presentasi, menyampaikan laporan, mengikuti rapat atau menjelaskan suatu gagasan.
Tidak sedikit orang sebenarnya memiliki ide bagus, tetapi kesulitan menyampaikannya ketika berhadapan dengan banyak orang.
Kamu tidak perlu langsung berlatih berbicara di hadapan ratusan orang. Presentasi tugas kuliah, menjadi moderator diskusi, memimpin rapat organisasi atau menjelaskan ide kepada rekan kerja sudah dapat menjadi latihan.
Semakin sering berlatih, semakin terbiasa pula kamu mengontrol suara, bahasa tubuh dan cara menyampaikan gagasan.
3. Microsoft Office dan Digital Skill
Kemampuan digital menjadi salah satu bekal penting di dunia kerja modern. Hampir semua bidang pekerjaan kini memiliki keterkaitan dengan perangkat lunak dan teknologi.
Setidaknya, pencari kerja sebaiknya memahami penggunaan Microsoft Word, Excel dan PowerPoint. Kemampuan menggunakan Google Workspace juga dapat menjadi nilai tambah.
Namun, kebutuhan setiap pekerjaan berbeda. Kandidat yang ingin bekerja di bidang desain dapat mempelajari aplikasi desain.
Sementara mereka yang tertarik dengan pemasaran digital dapat memperdalam penggunaan tools analitik, media sosial atau aplikasi pengelolaan konten.