Pada akhirnya, skill yang perlu dipelajari agar cepat diterima kerja bukan hanya tentang mengumpulkan sebanyak mungkin kemampuan.
Yang tidak kalah penting adalah memahami kebutuhan pekerjaan, berlatih secara konsisten dan mampu menunjukkan bukti bahwa skill tersebut benar-benar dapat digunakan.
Bagi mahasiswa dan fresh graduate, pengalaman kecil pun dapat menjadi modal.
Tugas kuliah, organisasi, kepanitiaan, proyek pribadi hingga pekerjaan freelance dapat menjadi bahan untuk membangun portofolio dan cerita saat interview.
Jadi, mulai persiapkan diri sejak sekarang. CV yang menarik bukan hanya berisi ijazah dan daftar kemampuan, tetapi juga pengalaman yang menunjukkan apa yang benar-benar bisa kamu kerjakan.
*Artikel ini ditulis oleh Annisa Chairaini Pratiwi, mahasiwa Ilmu Komunikasi Universitas Telkom.