Api TPSA Ciniru Kuningan Padam, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Jumat 14-08-2026,08:35 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Tatang Rusmanta

Menurut Bellen, proses pemadaman kebakaran di TPSA Ciniru tidak mudah. 

BACA JUGA:Angka Stunting Cirebon 14,13 Persen, Pemkot Perkuat Intervensi hingga Posyandu

BACA JUGA:Ramalan Shio Pembawa Keberuntungan Bulan Agustus, Nomor 4 Diprediksi Paling Hoki

Kondisi tersebut disebabkan tumpukan sampah yang terdiri dari berbagai material, termasuk bahan yang mudah terbakar.

Selain itu, kondisi musim kemarau dengan curah hujan yang rendah turut meningkatkan risiko api kembali muncul. 

Bara api dapat bertahan di bagian dalam tumpukan sampah meskipun kobaran api di permukaan telah berhasil dikendalikan.

"Informasi terakhir sudah tertangani dan api sudah padam. Namun, saat ini kita tetap antisipasi agar tidak ada kebakaran lagi," ujarnya.

Karena itu, petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga mengantisipasi munculnya kembali titik api. 

Proses pendinginan menjadi bagian penting untuk memastikan bara yang masih berada di dalam tumpukan sampah benar-benar padam.

Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa penanganan kebakaran di TPSA membutuhkan waktu relatif lama dibandingkan kebakaran pada bangunan biasa.

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran

Setelah api berhasil dipadamkan, kepolisian mulai memfokuskan perhatian pada penyebab kebakaran. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni terjadi akibat kondisi lingkungan dan material sampah atau terdapat faktor manusia.

Polisi akan mengumpulkan informasi dan fakta dari lokasi kejadian sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Bellen mengatakan, sejumlah kemungkinan masih terbuka, termasuk kelalaian maupun dugaan kesengajaan.

"Khusus untuk penyelidikan nanti kita lihat perkembangan di lapangan, apakah ada dugaan kesengajaan atau seperti apa. Kita akan dalami dan coba lakukan penyelidikan mendalam, apakah human error atau kesengajaan," tegasnya.

Kategori :