Kabel Putus Picu Kecelakaan di Majalengka, Provider Dipanggil

Kamis 10-09-2026,11:00 WIB
Reporter : Ono Cahyono
Editor : Tatang Rusmanta

Menurut dia, penanganan kabel jaringan membutuhkan koordinasi karena dalam satu wilayah bisa terdapat infrastruktur milik sejumlah penyelenggara telekomunikasi.

“Yang paling penting adalah keselamatan masyarakat. Kami akan membantu melakukan koordinasi agar kabel-kabel yang berpotensi membahayakan dapat segera ditangani dan ke depan pengelolaan jaringan lebih tertib,” katanya.

Kabel Menjuntai di Jalan Girimukti Langsung Dirapikan

Usai pertemuan di Kantor Diskominfo, tim bersama APJATEL langsung mengecek lokasi kejadian di Jalan Girimukti.

Dalam pengecekan tersebut, ditemukan kabel-kabel yang menjuntai hingga ke badan jalan. 

Kabel kemudian dirapikan dan diamankan untuk mengurangi risiko terhadap pengguna jalan.

Pihak provider juga memberikan bantuan kepada korban kecelakaan.

Penanganan tersebut mendapat perhatian warga sekitar. Masyarakat berharap persoalan kabel putus tidak kembali menimbulkan kecelakaan.

Warga juga meminta pemerintah dan perusahaan provider lebih serius melakukan pengawasan terhadap kabel yang terpasang di sepanjang jalan maupun kawasan permukiman.

“Kami berharap kabel-kabel yang melintang atau menjuntai di jalan segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban lagi. Kalau memang kabel putus, harus cepat diamankan karena sangat membahayakan pengendara,” ujar Udin, warga Girimukti.

Pemkab Majalengka Minta Provider Utamakan Keselamatan

Diskominfo Majalengka berharap koordinasi dengan APJATEL menjadi langkah awal untuk memperjelas tanggung jawab setiap provider.

Koordinasi juga diharapkan dapat memperkuat mekanisme penanganan ketika terjadi kerusakan jaringan, terutama kabel putus atau kabel yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Pemkab Majalengka mengingatkan seluruh penyelenggara jaringan telekomunikasi agar mengutamakan aspek keselamatan dalam pemasangan maupun pemeliharaan infrastruktur.

Keberadaan jaringan telekomunikasi memang dibutuhkan masyarakat. Namun, infrastruktur tersebut harus dikelola secara tertib agar tidak berubah menjadi ancaman bagi pengguna jalan.

Dengan koordinasi yang lebih baik antara Pemkab Majalengka, Diskominfo, APJATEL, dan para provider, persoalan kecelakaan akibat kabel putus diharapkan tidak kembali terjadi.

Kategori :