BBM RON 92+ dan Risiko Mesin Knocking, Ini Hubungannya dengan Cuaca Terik

Kamis 10-09-2026,14:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Ada beberapa faktor yang membuat cuaca terik perlu mendapat perhatian.

1. Temperatur Udara Masuk Lebih Tinggi

Saat udara luar sangat panas, udara yang masuk melalui sistem intake juga memiliki temperatur lebih tinggi.

Udara panas memiliki kepadatan yang lebih rendah. Pada saat yang sama, temperatur awal campuran di ruang bakar menjadi lebih tinggi sehingga kondisi pembakaran menjadi lebih berat.

2. Suhu dan Tekanan Kompresi Meningkat

Piston terus menekan campuran udara dan bahan bakar selama proses kompresi.

Jika temperatur awal sudah tinggi, campuran tersebut lebih mudah mencapai kondisi yang dapat memicu pembakaran mandiri ketika mendapat tekanan tinggi.

Di sinilah kualitas dan ketahanan bahan bakar terhadap detonasi menjadi penting.

3. Sistem Pendingin Bekerja Lebih Keras

Ketika suhu lingkungan meningkat, sistem pendingin mesin harus membuang panas lebih banyak.

Pada mobil, beban bertambah ketika AC bekerja terus-menerus, terutama jika pengemudi memilih tingkat pendinginan maksimal. 

Kondisi tersebut membuat mesin harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan performa.

4. Kemacetan Memicu Heat Soak

Situasi stop-and-go juga dapat memperburuk kondisi.

Saat kendaraan berhenti atau bergerak perlahan, aliran udara alami menuju radiator berkurang. 

Akibatnya, panas dapat lebih lama tertahan di sekitar ruang mesin atau mengalami heat soak.

Kategori :