Ingin Panen Umbi Yakon yang Manis? Perhatikan 6 Hal Penting Ini

Jumat 16-10-2026,09:18 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Pertumbuhan tanaman yakon yang baik membutuhkan ketersediaan unsur hara yang memadai. 

Pemberian kompos matang dapat membantu menyediakan bahan organik sekaligus mendukung kondisi tanah agar tetap baik.

Jika diperlukan, pekebun dapat menambahkan pupuk sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan tanaman. 

Namun, pemupukan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

Pemberian pupuk perlu mempertimbangkan keseimbangan nutrisi, bukan sekadar mendorong pertumbuhan daun dan batang. 

Tanaman yang terlihat subur di bagian atas belum tentu menghasilkan umbi dengan kualitas optimal.

Oleh karena itu, perhatikan kondisi tanaman dan media tanam sebelum menentukan jenis serta jumlah pupuk yang digunakan. 

Pendekatan ini membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa memberikan pupuk secara berlebihan.

4. Jaga Kebersihan Lahan dan Amati Kondisi Akar

Kebersihan area tanam menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tanaman yakon. 

Gulma perlu dikendalikan agar tidak terlalu bersaing dengan tanaman utama dalam memperoleh air dan nutrisi.

Selain itu, amati kondisi tanaman secara berkala. Perubahan warna daun, pertumbuhan yang tidak normal, serta kondisi tanah yang terlalu basah dapat menjadi petunjuk awal adanya masalah pada tanaman.

Jika tanaman menunjukkan gejala tidak normal, periksa pangkal batang dan perakarannya secara hati-hati. 

Akar atau umbi yang berubah warna, melunak, atau mengeluarkan bau tidak sedap dapat menjadi tanda pembusukan.

Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu menunjukkan penyebab yang sama. 

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor yang memicu kerusakan, sehingga tindakan penanganan dapat dilakukan secara tepat.

Kategori :