Bantuan Provinsi Rp1,2 Miliar Diduga Disalagunakan SUMBER– Belum tuntas penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan sosial APBD tahun 2009-2012, Kejaksaan Negeri Sumber justru menemukan dugaan penyalahgunaan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cirebon. Kepala Kejari Sumebr Dedie Tri Hariyadi SH MH didampingi kasi Intel Yan Ardiyanto J SH MM mengatakan, selain menuntaskan masalah penyalgunaan bansos di Kabupaten Cirebon, pihaknya juga sedang menyelidiki aliran dana dari pemerintah provinsi soal pemotongan anggaran keaksaraan fungsional (KF) di DMI. “Kalau dana untuk keaksaraan fungsional itu produk penyelidikan dari kejari sumber. Sedangkan untuk perkara update bansos, pihak terkait masih dimintai keterangan. Kalau dari eksekutif sifatnya hanya sebatas klarifikasi, karena keterangan dari penerima bansos tidak sesuai dengan fakta,” ujar Dedie, kepada Radar, saat ditemui di halaman kantor Kejari Sumber, Rabu (19/11). Menurutnya, anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang disalurkan untuk DMI mencapai Rp1,2 miliar di tahun 2013 dan dicairkan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dengan membuka 63 sanggar di Kabupaten Cirebon. “Untuk prosesnya sendiri kita sedang mencari keterangan. Kemarin juga dari pihak-pihak terkait sudah dimintai keterangan, mulai dari tiga orang DMI dan 16 orang dari ketua–ketua sanggar. Pasti kasus ini akan ada kelanjutan,” tandasnya. Terkait ketua DMI yang merupakan anggota DPRD periode 2014-2019 yang masih aktif menjabat, Dedie mengungkapkan, hal itu bukan masalah berarti. Sebab, berdasarkan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK)untuk meminta keterangan terhadap anggota DPRD itu tidak perlu izin lagi. “Yang jelas yang bersangkutan sudah dimintai keterangan, dua minggu yang lalu,” ucapnya. Sebelumnya, diketahui ketua DMI yang juga anggota DPRD Fraksi PKB H Muntakhobul Fuad hadir di kejaksaan mengisi buku tamu, Senin (17/11) lalu sekitar pukul 14.46 WIB. Namun, saat ditanya mempunyai keperluan apa datang ke kejaksaan, mantan kasubag TU Kementrian Agama itu, enggan memberikan komentar. (sam)
Kejari Temukan Kasus Baru
Kamis 20-11-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Rabu 11-03-2026,22:00 WIB
Penumpang Kereta Wajib Tahu! Ini Aturan Bagasi di Kereta Api dari Daop 3 Cirebon
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Terkini
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB
Mantan Menag Yaqut Ditahan di Rutan KPK, Berikut Perjalanan Kasus Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,19:02 WIB
Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Cirebon, Dandim Tegaskan Kesiapan TNI Amankan Idulfitri
Kamis 12-03-2026,18:31 WIB