Belum Bisa Ditangani, Persepsi OPD Berbeda-beda SUMBER– Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang sudah diakomodir Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cirebon, menunjukkan bahwa di daerah ini terdapat 17 ribu rumah tak layak huni. Namun, sampai dengan sekarang belum bisa ditangani secara komperhensif, karena masing-masing dinas atau instansi mempunyai parameter atau argumentasi sendiri dalam menyikapi dan menangani rumah tak layak huni tersebut. Menurut Kepala Bidang Pembangunan dan Sumber Daya Desa dan Kelurahan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Cirebon, Drs Syifa Yulianton Abadi MM, untuk menangani dan mengurangi rumah tak layak huni di Kabupaten Cirebon, masing-masing dinas dan badan yang memiliki kewenangan memberantas rumah tak layak huni harus berkoordinasi, sehingga ada persamaan persepsi dalam penanggulangannya. “Kami melihat tiap-tiap dinas berjalan sendiri-sendiri sesuai definisi yang mereka pegang mengenai rumah tak layak huni,” tuturnya. Seharusnya, masing-masing dinas atau badan berkumpul dan berkoordinasi menangani rumah tak layak huni secara bersama-sama. Masing-masing dinas bisa mengemukaan program unggulannya untuk menanggalungi rumah tak layak huni. Sehingga, proses pengentasan rutilahu bisa lebih cepat dan sistematis. Sebenarnya, data yang diperoleh dari BPS ini sudah cukup lengkap. Nama dan alamatnya sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Tinggal, dinas yang berwenang menangani ini, misalnya dinas sosial, dinas cipta karya dan tata ruang dan BPMPD membuat peta yang memudahkan program kerja menghabiskan data rumah tak layak huni. “Di BPMPD ini ada program dari gubernur Jawa Barat untuk merehabilitasi rumah tak layak huni untuk tahun 2015 yang tersebar di 63 desa Se-Kabupaten Cirebon. Masing-masing desa dialokasikan 20 rumah,” terangnya. Dengan program yang diberikan gubernur Jawa Barat, sebenarnya sudah bisa mengurangi jumlah rumah tak layak huni di Kabupaten Cirebon. Namun, pihaknya ingin agar ada koordinasi antar instansi pemerintah sehingga penanganan rumah tak layak huni ini lebih komprehensif. “Tinggal bappeda yang menjadi leading sector perencanaan pembangunan daerah mengumpulkan dinas atau badan untuk menanggulangi rumah tak layak huni,” ungkapnya. (jun)
Ada 17 Ribu Rutilahu di Kab Cirebon
Minggu 30-11-2014,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 11-10-2026,13:36 WIB
Jadwal FIFA Matchday Timnas Indonesia, Away ke Kandang Lawan, Yordania dan Suriah Siap Jadi Lawannya
Minggu 11-10-2026,14:02 WIB
Timnas Indonesia Mulai Bergerak Usai Juara ASEAN, Herdman Siapkan TC 10 Hari Jelang Piala Asia 2027
Minggu 11-10-2026,04:00 WIB
Bawa Timnas Indonesia Juara, Emil Audero Dapat Penghormatan Spesial dari Rayo Vallecano
Minggu 11-10-2026,07:12 WIB
4 Rekomendasi City Car Bekas yang Cocok Untuk Keluarga, Punya 5 Seat Cocok Untuk Keluarga Besar
Minggu 11-10-2026,02:00 WIB
Dean James Bikin Assist, Go Ahead Eagles Ditahan Sparta Rotterdam 3-3
Terkini
Minggu 11-10-2026,22:41 WIB
Ingin Teras Rumah Lebih Sejuk Dipandang? Coba 5 Tanaman Outdoor Minimalis yang Hemat Tempat Ini
Minggu 11-10-2026,22:37 WIB
Pilihan Tanaman Outdoor Minimalis yang Praktis untuk Dekorasi, Hemat Ruang dan Cocok bagi Rumah Modern
Minggu 11-10-2026,22:33 WIB
Dekorasi Rumah Makin Menarik, Ini 7 Tanaman Outdoor Minimalis yang Cocok untuk Area Terbatas
Minggu 11-10-2026,22:30 WIB
Rekomendasi Tanaman Outdoor Minimalis Ini Tidak Banyak Makan Ruang, Cocok untuk Mempercantik Balkon Rumah
Minggu 11-10-2026,22:25 WIB