DONETSK - Gencatan senjata antara pemerintah Ukraina dan pemberontak yang berkuasa di Ukraina Timur hanyalah di atas kertas. Alih-alih damai, kondisi di Ukraina kian memanas. Kemarin (22/1) merupakan hari paling berdarah selama sembilan bulan terakhir. Dalam sehari, setidaknya 41 orang meregang nyawa. Sebanyak 13 orang di antaranya adalah warga sipil yang tewas karena tembakan roket salah sasaran. Roket nyasar tersebut meluncur ke sebuah bus listrik yang sedang melaju di tengah Kota Donetsk. Terhitung sejak April tahun lalu, lima ribu nyawa melayang di Ukraina Timur. Pemerintah Ukraina menuding bahwa tembakan yang mengenai warga sipil itu adalah tanggung jawab Rusia. Sebab, merekalah yang membuat suasana di Ukraina Timur terus memanas. Presiden Ukraina Petro Poroshenko menyatakan, saat ini ada 9 ribu pasukan Rusia yang membantu para pemberontak. Bukan hanya itu, Negeri Beruang Merah tersebut juga dituding mengirimkan setidaknya 500 tank tempur. “Pasukan Rusia (yang diterjunkan ke Ukraina Timur, red) didukung dengan senjata berat. Termasuk tank, artileri, dan kendaraan bersenjata,” kata Poroshenko dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Rabu (21/1). Pemerintah Rusia menampik hal tersebut dan meminta Poroshenko membuktikan ucapannya. Di sisi lain, pasukan Kiev dipukul mundur oleh pemberontak. Mereka terpaksa meninggalkan Bandara Donetsk pada pemberontak Pro-Rusia. Selama ini, Bandara Donetsk dinilai sebagai simbol kemenangan di Ukraina Timur. Karena itu, kelompok yang menguasai bandara tersebut sama saja dengan telah berkuasa di Donetsk. Sejak akhir Mei, Bandara Donetsk dikuasai pemerintah Kiev. “Kemarin (Rabu Red) sore kami membuat keputusan untuk meninggalkan terminal baru (Bandara Donetsk, red),” tutur juru bicara militar Ukraina Vladyslav Sleznyov. (AFP/Reuters/sha/c22/ami)
Bus Dihajar Roket, 13 Tewas
Sabtu 24-01-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Selasa 17-03-2026,20:12 WIB
Hingga Petang Ini, Arus One Way Tol Cipali Meningkat, 56 Ribu Kendaraan Melintas dari GT Cikopo
Selasa 17-03-2026,18:30 WIB
Kenalan di Instagram Berujung TPPO, Remaja 15 Tahun Asal Cirebon Dipulangkan dari Surabaya
Rabu 18-03-2026,05:02 WIB
Siap-siap! One Way Nasional Arus Mudik Dimulai Pukul 12.00 WIB
Selasa 17-03-2026,21:05 WIB
KAI Daop 3 Cirebon Petakan 9 Titik Rawan Banjir Jelang Mudik Lebaran 2026
Terkini
Rabu 18-03-2026,18:10 WIB
Arus Mudik Cipali Melonjak, Hingga Sore Ini 92 Ribu Kendaraan Melintas Arah Cirebon
Rabu 18-03-2026,18:05 WIB
Rekomendasi 10 HP Infinix Terbaru Maret 2026, Dari Entry Level hingga Flagship Killer
Rabu 18-03-2026,17:13 WIB
TNI Selidiki Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, 4 Anggota Diamankan
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Rabu 18-03-2026,17:00 WIB