CIREBON - Dua pecatur putra Kota Cirebon dan dua pecatur putri Kabupaten Cirebon tampil meyakinkan di Piala Bupati Kuningan 2015, akhir pekan lalu. Eka Widyaningsih dan Fifi Nafsiatun Nurul Fadilah dari Kabuapaten Cirebon tampil sebagai pecatur terbaik kategori pelajar putri pada event tersebut. Sementara Azhar Al Giffari dan Yosef Ibnu Setiawan dari Kota Cirebon finish di peringkat kedua dan ketiga kategori pelajar. Eka dan Fifi meraih nilai sama pada nomor catur standar tujuh babak. Keduanya mendapatkan victory point 4,5. Namun Eka yang memiliki poin Bischoff lebih tinggi, yakni 25 poin berada pada peringkat satu sementara Fifi meraih bischoff 24,5 di peringkat dua. Di kelompok putra, Azhar dan Yosef meraih victory point sama dengan peraih medali emas, Galih Pradnya asal Kota Bandung. Ketiganya memiliki victory point 6 dari permainan tujuh babak. Dari ketiga pecatur hanya Azhar yang tidak mengalami kekalahan. Azhar kehilangan dua kemenangan setelah dua kali bermain dengan hasil remis. Salah satunya saat menghadapi sesame pecatur Kota Cirebon, Gerry Mathias. Sementara Yosef dan Galih masing-masing mengalami satu kekalahan. Yosef dikalahkan Galih di babak ketiga. Sementara Galih dikalahkan Azhar di babak kelima. Peringkat ketiganya ditentukan oleh perbedaan poin Bischoff. Galih di peringkat pertama meraih bischoff 35,5. Azhar di peringkat dua dengan bischoff 31. Sementara Yosef di peringkat tiga dengan bischoff 30,5. Ketua Umum Percasi Kabupaten Cirebon, Aminul Karim mengatakan, kesuksesan Eka dan Fifi di Piala Bupati Kuningan 2015 menjadi bukti besarnya potensi pecatur di Kabupaten Cirebon. “Ini menjadi tantangan bagi Percasi. Kita harus mampu menggali potensi lebih dalam lagi. Karena sudah terbukti pecatur-pecatur junior kita mampu bersaing. Padahal Piala Bupati Kuningan ini levelnya nasional,” ujarnya, kemarin. Ketua Klub Olahraga Pelajar (KOP) catur Kota Cirebon, Johanes Ciputra mengungkapkan ahal serupa. Menurut dia, pecatur-pecatur pelajar Kota Cirebon lebih bisa diandalkan ketimbang pecatur-pecatur seniornya. “Di Kuningan ini kita juga menurunkan pecatur senior. Namun peringkatnya berada jauh dibawah. Memang untuk yang senior ini persaingan lebih sulit. Secara skill pecatur senior kita masih tertinggal oleh daerah lain. Pengalaman bertanding juga jauh berbeda,” tuturnya. (ttr)
Pecatur Junior Mampu Bersaing di Kuningan
Selasa 10-02-2015,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 29-05-2026,15:37 WIB
Mendadak Menteri Agama Nasaruddin Umar Salat Jumat di Masjid Attaqwa, Jajaran Kemenag pun Kaget
Jumat 29-05-2026,14:28 WIB
Perbandingan MacBook Neo vs Laptop Windows 10 Jutaan, Mana Lebih Worth It Dibeli Tahun 2026?
Jumat 29-05-2026,15:35 WIB
Perda KTR di Kabupaten Cirebon Dinilai Belum Efektif, ASN Masih Merokok di Kantor
Jumat 29-05-2026,16:30 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas Terlaris 2026: SUV hingga City Car Banyak Diburu, Harga Stabil dan Irit BBM
Jumat 29-05-2026,20:34 WIB
BMKG Ungkap Ancaman El Nino 2026, Jawa hingga NTT Berpotensi Kekeringan
Terkini
Sabtu 30-05-2026,14:03 WIB
Paspor Jemaah Haji Hilang atau Rusak di Tanah Suci? KJRI Jeddah Pastikan Penanganan Cepat agar Ibadah Lancar
Sabtu 30-05-2026,13:30 WIB
SMA Telkom Sekar Kemuning Jadi Mitra SSK Program Sekolah Maung, Siswa Terima Bantuan Rp2,7 Juta per Tahun
Sabtu 30-05-2026,13:03 WIB
Kios Vermak Jins di Sendang Cirebon Digeruduk Massa, Diduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur
Sabtu 30-05-2026,13:00 WIB
Eksplorasi 'The Spirit of Java', MAXi Tour Boemi Nusantara Singkap Keindahan Alam dan Jalur Menantang
Sabtu 30-05-2026,12:46 WIB