SUMBER – Desakan kalangan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) agar pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Komite Nasional Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon dipercepat, dinilai normatif. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Cirebon, Juhani, Senin (20/4). Sebab menurutnya, keinginan tersebut tentu ada penyebabnya. Yakni tersumbatnya komunikasi antara pengurus DPD KNPI Kabupaten Cirebon dengan para pengurus OKP. Sehingga, ada keinginan untuk segera melakukan restrukturisasi organisasi. “Ini kan hanya karena komunikasi saja yang terbangun tidak sehat. Kalau komunikasi sudah sehat, saya kira tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,” tuturnya kepada Radar. Selain komunikasi, dua tahun ke belakang, DPD KNPI Kabupaten Cirebon tidak mendapatkan bantuan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Artinya, tanpa dukungan anggaran, bagaimana mungkin roda organisasi akan berjalan dengan baik. Apalagi, KNPI merupakan wadah pemersatu pemuda. “Ini yang harus menjadi kajian kita bersama,” jelasnya. Ketika disinggung apakah desakan ini lebih bernuansa politis? Pihaknya memandang bahwa gerakan ini belum mengarah ke arah tersebut. “Seperti yang saya katakan tadi, masih normatif. Ini pure (murni) keinginan para pemuda agar KNPI bisa kembali mewarnai pembangunan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. Sementara itu, tidak hanya Eki Bahtiar dan Syarif Nurdin Zein saja yang akan mewarnai pertarungan memperebutkan kursi ketua DPD KNPI Kabupaten Cirebon, jika musyawarah daerah (musda) bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini. Ivanovich Suaedi SH pun tampaknya bakal masuk hitungan. Melalui sekretaris Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kabupaten Cirebon, Alvin Yahya Subagja mengatakan, Ivanovich sangat layak untuk menduduki kursi ketua KNPI Kabupaten Cirebon. Sebab, pengalaman dan sepak terjang dalam pergulatan organisasi kepemudaan di Kabupaten Cirebon tidak bisa diragukan. “Saya pikir, dia juga pantas untuk ikut bertarung. Karena dia punya bekal untuk mampu membawa pemuda Kabupaten Cirebon untuk mewarnai pembangunan di segala bidang,” ucapnya. Jika dibandingkan dengan tokoh lain, Ivan dianggap lebih mengakar. Karena dia berangkat dari aktivis kampus, lalu berkecimpung ke dalam organisasi kepemudaan yang sifatnya lebih universal. “Dia sudah pantas untuk duduk di organisasi yang mewadahi seluruh pemuda seperti KNPI ini,” bebernya. Sebagai bentuk dukungan konkret, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon agar mereka memberikan restu. “Karena ini suara dari bawah, maka kita akan komunikasikan kepada sesepuh, sehingga Ivan bisa direkomendasikan,” imbuhnya. Ketika dikonfirmasi mengenai adanya dukungan tersebut, Ivanovich menyatakan terima kasih. Tapi, dia lebih memilih untuk tetap fokus pada pembinaan di Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dan menyerahkan sepenuhnya kepada organisasi induk yang menaunginya. “Ya ingin fokus pada kegiatan saya saat ini dulu, soal dukungan itu hak semua orang,” singkatnya. (jun)
Sikap OKP Dinilai Normatif
Selasa 21-04-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-10-2026,17:04 WIB
Cari HP Estetik? Ini 7 Pilihan dengan Kamera Jernih Favorit Gen Z 2026
Rabu 07-10-2026,16:41 WIB
7 HP Kamera Jernih dan Desain Estetik Favorit Gen Z 2026
Rabu 07-10-2026,13:57 WIB
Respons Mahfud MD Soal Putusan MK Terkait Gugatan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Kamis 08-10-2026,05:08 WIB
Messi-nya Thailand Siap Balas Dendam ke Indonesia di Piala Asia 2027, Chanathip: Layak Diberi Pelajaran
Rabu 07-10-2026,15:41 WIB
Berkurang Gara-gara Malaysia! Ini Perolehan Poin Timnas Indonesia di FIFA Asean Cup 2026
Terkini
Kamis 08-10-2026,13:30 WIB
Majalengka Luncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana, 100 Mahasiswa Dibidik Kuliah dan Bekerja di Jepang
Kamis 08-10-2026,13:00 WIB
Dugaan Bullying di Pesantren Majalengka Dibantah, Keluarga Bawa Bukti Medis
Kamis 08-10-2026,12:36 WIB
Sudah Serahkan Dokumen! Taiseo Marukawa Siap Melalui Proses Naturalisasi Timnas Indonesia
Kamis 08-10-2026,12:30 WIB
Bukan Cuma Kuningan, BEM dan Mapala Majalengka Ikut Tolak Geothermal Ciremai
Kamis 08-10-2026,12:00 WIB