Pemda dan DPRD Bahas TNGC Secara Maraton KUNINGAN – Dalam menyikapi persoalan status Ciremai, Pemkab Kuningan menggelar rapat serius, kemarin (27/5). Mereka mengumpulkan para kepala SKPD untuk berdialog dengan jajaran Komisi I DPRD dan juga pejabat BTNGC (Balai Taman Nasional Gunung Ciremai) di Aula Linggajati Setda Kuningan. Rapat tersebut dimulai sejak pukul 13.00 hingga sore hari. Namun meski memakan waktu sekitar 3,5 jam, rapat yang dipimpin oleh Sekda Drs H Yosep Setiawan MSi didampingi Wakil Ketua DPRD Hj Kokom Komariyah tersebut tidak terlalu membuahkan hasil yang bersifat solutif. “Tadi (kemarin, red) itu baru penyamaan persepsi. Baru intro. Kita ungkapkan keluhan masyarakat, realitanya seperti apa, kemudian kita juga pintai tanggapan dari BTNGC terkait keluhan masyarakat. Saya kira BTNGC juga sudah berusaha menyatu dengan kepentingan masyarakat. Hanya para wakil rakyat berpikiran tidak seperti itu sesuai dengan hasil tinjauan lapangan,” tutur Yosep saat dikonfirmasi usai rapat. Dikatakan, persoalan TNGC dianggap sangat urgen. Sebab, hal itu menyangkut hajat hidup orang banyak yang merasa terganggu kesejahteraannya. Untuk itu, pihaknya mengajak semua yang terlibat untuk bersama-sama membahas supaya TNGC bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Apakah direvisi ataukah dikaji kembali seperti apa, biar sesuai dengan tuntutan zaman dan kepentingan masyarakat. Tadi kami sepakat topik yang akan ditindaklanjuti itu yakni TNGC. Tapi tadi baru sebatas penyamaan persepsi, belum sampai pada teknis. Artinya belum diapa-apakan, baru sharing pemikiran secara umum. Kita belum membedah aturan dan masyarakat harus bagaimana,” terangnya. Ke depan, rapat teknis akan dilakukan tim teknis yang melibatkan unsur Pemda, BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah), Komisi I DPRD dan juga BTNGC. “Berbagai hal hendak dibahas, termasuk hal lain terkait penataan lingkungan. Bahkan narasumber dari tokoh masyarakat lereng Ciremai pun bakal diundang,” terangnya. “Nanti pasti akan bicarakan aturan. Nanti juga akan dikaji mana yang paling sesuai aturan dan memenuhi hak masyarakat lereng gunung. Kita tak ingin langgar aturan, tapi di sisi lain aturannya sudah benar nggak? Karena masih ada unjuk rasa. Ini menandakan ada sesuatu yang harus diperbaiki,” papar Yosep. Pihaknya berharap, kajian ini mengarah pada pembentukan regulasi menyangkut tata ruang. Dengan menyelaraskan dengan aturan tentang TNGC, ke depan bisa dilakukan pembagian zonasi dengan dibuatkan RDTR (rencana detil tata ruang). Regulasi ini, menurut dia, dapat mengatur pengembangan jasa, pendidikan, manufaktur atau lainnya sehingga lebih jelas. “Biar ada kejelasan dan kepastian hukum, sehingga ada kesesuaian paham antara TNGC dan masyarakat,” tandasnya. Disinggung soal perizinan pengelolaan mata air di kawasan TNGC yang diharuskan membayar Rp250 juta, Yosep juga mengatakan masalah tersebut akan dibahas. Semuanya mesti sesuai aturan dan tidak semena-mena. “Tadi juga saya tekankan agar jangan tergesa-gesa dalam membahas masalah ini supaya komprehensif. Hasil penataan ruangnya pun harus betul-betul jadi acuan. Kita ingin Perda yang bermanfaat dan bisa dilaksanakan,” tukasnya. (ded)
Pemda dan DPRD Bahas TNGC Secara Maraton
Kamis 28-05-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 09-06-2026,17:17 WIB
Tragis! Pemuda Cirebon Tertemper KA Harina Surabaya-Bandung di Jalur Rel Mundu
Selasa 09-06-2026,02:01 WIB
Kabar Baik! Kuota Haji Indonesia 2027 Acuan Sementara Tetap 221 Ribu Jamaah
Selasa 09-06-2026,09:18 WIB
Bersiaplah Menerima Keberuntungan Terbesar Hari Ini! 3 Shio Diprediksi Panen Rezeki pada 9 Juni 2026
Selasa 09-06-2026,11:30 WIB
Senjata Baru Timnas Bikin Maarten Paes Terkejut! Andrej Kostolansky Jadi Kunci Revolusi Era John Herdman
Selasa 09-06-2026,08:00 WIB
Tanggul Sungai Cimanis Rusak Sejak 2021, DPRD Kabupaten Cirebon Desak Penanganan Permanen
Terkini
Selasa 09-06-2026,20:00 WIB
SPMB Jabar 2026 Belum Berakhir, KDM Pastikan Semua Siswa Masih Punya Peluang
Selasa 09-06-2026,19:32 WIB
Audiensi Panas di Karangsembung, Warga Minta Bukti Nyata Perbaikan Jalan dan Sampah
Selasa 09-06-2026,19:08 WIB
Jelang Indonesia vs Mozambik, Kondisi Justin Hubner Masih Tanda Tanya
Selasa 09-06-2026,18:44 WIB
Breaking News: Truk Rem Blong Tabrak Warung di Arjawinangun Cirebon, Satu Orang Tewas
Selasa 09-06-2026,18:36 WIB