Nomor Ganda Jadi Tumpuan JAKARTA - Untuk kesekian kalinya dalam lima tahun terakhir Indonesia tidak akan bisa mengantar wakilnya di partai final Superseries Premier BCA Indonesia Open (BIO) 2015. Dua wakil tunggal putri tuan rumah di babak perempat final kemarin (5/6), Lindaweni Fanetri dan pebulu tangkis non pelatnas Maria Febe Kusumastuti harus kandas ditangan lawannya masing-masing. Lindaweni terlalu sulit untuk mengalahkan wakil Thailand, Ratchanok Intanon. Intanon akhirnya unggul jauh 21-7, 21-6 dalam waktu 37 menit. Sedangkan Febe yang sudah diatas angin akan memenangkan pertandingan atas Yui Hashimoto harus menahan pil pahit. Febe kalah dalam rubber game 21-16, 16-21, dan 20-22. Febe yang cedera akhirnya mewakilkan sang pelatih dalam wawancara dengan awak media. \"Febe sudah bermasalah di paha kanannya di pertengahan game pertama,\" terang Agus Dwi Santoso, pelatih Febe kepada wartawan pasca pertandingan. Kesulitan yang dialami pebulu tangkis PB Djarum itu pun harus kewalahan dalam menerima variasi serangan Yui. Terbukti dengan langkah Febe dalam mengambil bola netting pun cukup susah. \"Sebenarnya kalau Febe tidak cedera dia bisa bertahan dan selanjutnya menang,\" ungkap Agus. Kans Febe untuk menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinalpun akhirnya buyar. Sementara itu, Lindaweni mengakui bahwa dia sudah melakukan seluruh instruksi pelatihnya. \"Tetapi, dia juga sulit dimatikan,\" katanya. Dalam empat kali pertemuannya menghadapi Intanon, tidak sekalipun pertandingan mampu dimenangkan Linda. Kekalahan juga dirasakan dua tunggal putra pelatnas, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Jonatan kalah straight game dari Jan O Jorgensen 13-21, 15-21. Sedangkan Anthony kalah 21-13, 16-21, 15-21. Kendati demikian, di semifinal Indonesia masih bertumpu pada pasangan ganda putra, putri, dan campuran. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menang atas wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 21-16, 21-16. Pada pertandingan sebelumnya, ganda putri Gresysia Polii/Nitya Krishinda juga menang stright game 21-15, 23-21 atas unggulan kedua asal Tiongkok Luo Ying/Luo Yu. \"Kami sudah mempersiapkan segalanya sebelum masuk kelapangan,\" kata Greysia dalam konferensi press kemarin. Dia menjelaskan bahwa dukungan suporter yang luar biasa tidak boleh menghilangkan konsentrasi mereka. Dia menjelaskan dalam pertandingan tersebut memang tidak ingin dilepaskan begitu saja. Pada game kedua yang dijalani, \"mereka terus berusaha menerapkan isntruksi pelatih untuk tetap fokus dan menjaga komunikasi dengan baik. Sementara itu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia di semifinal hari ini. Itu setelah mereka mampu melewati hadangan unggulan kelima asal Tiongkok Liu Cheng/Bao Yixin. \"Tadi (kemarin,Red) kami hanya melakukan penempatan bola dengan tenang. Sehingga mampu mengontrol permainan lawan,\" ungkapnya. (nap)
Tunggal Indonesia Habis
Sabtu 06-06-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,09:28 WIB
Catat! Jadwal One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Cek Skema dan Rutenya
Selasa 17-03-2026,15:16 WIB
ASTAGA, Wanita Korban Pembunuhan di Cirebon sedang Hamil 8 Bulan
Selasa 17-03-2026,11:56 WIB
Kasus Vina Cirebon: Mantan Mertua Asal China Temui KDM Sampaikan Hal Ini
Selasa 17-03-2026,13:26 WIB
Mutasi ASN Pemkab Cirebon: 115 Pejabat Resmi Dilantik, Ini Rinciannya
Selasa 17-03-2026,14:36 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Tempat Kos Dukuh Semar Cirebon
Terkini
Rabu 18-03-2026,07:01 WIB
Penentuan 1 Syawal 1447 H, Kemenag Kota Cirebon Pantau Hilal di Gebang
Rabu 18-03-2026,06:01 WIB
19 Lokasi Sholat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Cirebon, Cek Titik Terdekat Anda
Rabu 18-03-2026,05:02 WIB
Siap-siap! One Way Nasional Arus Mudik Dimulai Pukul 12.00 WIB
Rabu 18-03-2026,04:31 WIB
MBG Libur Lebaran, Distribusi Bantuan Makanan Kembali 31 Maret 2026
Rabu 18-03-2026,04:03 WIB