Akibat Kemarau Panjang, Petani pun Menganggur GREGED - Akibat kekeringan panjang, puluhan hektare area persawahan di Desa Lebak Mekar Kecamatan Greged ditinggal para petani. Petani memilih untuk tidak melakukan tanam padi. Karena para petani enggan menanggung risiko gagal panen dengan kekeringan yang cukup parah. Salah seorang petani, Sukat mengatakan, dirinya sengaja meninggalkan sawah karena kekeringan yang melanda. Sementara air Waduk Setupatok sudah tidak lagi mengalir. “Kan ini cuma dari air setu pengairannya. Daripada saya gagal panen dan rugi mending sekalian enggak nanam,” ujar Sukat kepada Radar, Kamis (6/8). Sukat menyebutkan, sudah tiga bulan dirinya meninggalkan sawah. “Pas panen awal saja terus kita sudah enggak nanam. Karena tadi kita lihat gejala cuaca, ini kekeringannya sudah parah. Jadi percuma kalau kita paksakan nanam, karena memang enggak ada airnya,” katanya. Petani lainnya, Radi menyebutkan, kondisi kekeringan parah baru terjadi tahun ini. Karena tahun 2014 petani masih dua kali panen padi. “Tapi tahun sekarang ini kita satu kali saja, karena kekeringan yang cukup parah,” sebutnya. Kuwu Lebak Mekar Alek Setiawan menuturkan, hampir seluruh sawah yang ada di desanya mengalami kekeringan dan ditinggalkan para petani. Sebagian petani memilih menanam tebu. “Itu juga cuma sekitar tiga hektare saja yang ditanam tebu, sisanya petani enggan menanam,” katanya. Alek membenarkan, memang area persawahan di desanya tersebut menggantungkan Waduk Setupatok. Jika Setupatoknya kering, sawah-sawah juga ikut mongering. “Untuk bisa mengairi sawah di desa kita, Setupatok harus banyak airnya. Karena posisi sawah kita ini cukup tinggi, jadi perlu air banyak dari Setupatok untuk aliri sawah-sawah kita,” ujarnya. Alek sangat berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon bisa membantu kesulitan dalam mengatasi kekeringan yang dialami petani. “Karena selama ini mereka mengandalkan dari sawah, sedangkan sawahnya kering enggak bisa ditanami,” ucapnya. Pantauan Radar, puluhan hektare sawah di Desa Lebak Mekar dibiarkan mengering. Tanah terlihat mengalami retak-retak. Karena sudah beberapa bulan tidak ditanami, hanya ditumbuhi tanaman liar. (den)
Lahan Sawah Dibiarkan Mengering
Jumat 07-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-10-2026,13:20 WIB
Kazakhstan Imbang, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Lagi! Kini Unggul Tipis
Rabu 07-10-2026,17:04 WIB
Cari HP Estetik? Ini 7 Pilihan dengan Kamera Jernih Favorit Gen Z 2026
Rabu 07-10-2026,16:41 WIB
7 HP Kamera Jernih dan Desain Estetik Favorit Gen Z 2026
Rabu 07-10-2026,13:57 WIB
Respons Mahfud MD Soal Putusan MK Terkait Gugatan Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Rabu 07-10-2026,15:41 WIB
Berkurang Gara-gara Malaysia! Ini Perolehan Poin Timnas Indonesia di FIFA Asean Cup 2026
Terkini
Kamis 08-10-2026,12:36 WIB
Sudah Serahkan Dokumen! Taiseo Marukawa Siap Melalui Proses Naturalisasi Timnas Indonesia
Kamis 08-10-2026,12:30 WIB
Bukan Cuma Kuningan, BEM dan Mapala Majalengka Ikut Tolak Geothermal Ciremai
Kamis 08-10-2026,12:00 WIB
Rumah Warga Cirebon Cuma 8 Meter dari Tower, Komdigi Turun Tangan Cek Radiasi
Kamis 08-10-2026,11:58 WIB
Begal Pura-pura Tanya Alamat Rampas Motor Anak Watubelah Cirebon, 1 Pelaku Dibekuk Warga
Kamis 08-10-2026,11:34 WIB