KUNINGAN – Dalam menyikapi opini yang berkembang di masyarakat belakangan ini, jajaran pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kuningan giat berkumpul di sekretariatnya, sebrang Perumahan Ciporang. Mereka merasa prihatin masyarakat kini diresahkan oleh opini seolah-olah Kuningan tidak kondusif. Hariang Esa Nugraha selaku ketuanya menegaskan, para pihak terkait diminta untuk terus menjaga kondusivitas Kuningan. Masyarakat mesti diberikan kesejukan atas opini yang beredar selama ini. “Kita pertanyakan sebetulnya benar nggak sih Kuningan tidak kondusif. Kalau memang benar, apa yang menyebabkan kondisi seperti ini terjadi. Siapa oknum yang membuat Kuningan tidak kondusif itu?” tandasnya didampingi jajaran pengurus lainnya, kemarin. Kalau memang terdapat oknum yang membuat Kuningan tidak kondusif, lanjut Hariang, harus dicari tahu. Dengan begitu, tindakan dapat dilakukan agar Kuningan tetap berada dalam situasi dan kondisi yang kondusif. “Apakah orang yang membuat Kuningan tidak kondusif ini masyarakat biasa, atau justru orang yang berstatus PNS? Kalau masyarakat biasa, sudah barang tentu ada aturan tersendiri yang bisa dijadikan pedoman,” tandasnya. Begitu juga jika penyebab Kuningan tidak kondusif itu orang berstatus PNS, Hariang mengatakan, aturannya sudah jelas. Seorang PNS memiliki kode etik yang harus dipatuhi. Disamping itu, ada pula instansi atau lembaga yang menanganinya dalam menindak oknum PNS yang terbukti melanggar kode etik. “Aturan, kode etik dan prosedurnya sudah jelas. Ada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang bertugas untuk memberikan pembinaan, ada juga Satpol PP yang bertugas untuk mengawal kebijakan. Selain itu ada pula Baperjakat yang punya kewenangan untuk mempertimbangkan jabatan dan kepangkatan,” kata Hariang. Para pemangku kebijakan tersebut, menurut dia, harus segera bersikap dan bertindak agar Kuningan tetap kondusif. PAC PP Kecamatan Kuningan, sambungnya, siap berada di garda terdepan dalam mengawal pemerintah untuk menjalankan kinerjanya sesuai koridor. “Karena biar masalahnya cepat selesai dan tidak berlarut-larut sehingga opini yang berkembang tidak melebar dan meluas, maka kami meminta agar para pemangku kebijakan bertindak tegas,” tukasnya. (ded)
PP Kecamatan Kuningan Kawal Kondusivitas Kuningan
Selasa 25-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,05:01 WIB
Catat! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan 18 Maret
Minggu 15-03-2026,04:04 WIB
Pembatasan Truk Saat Mudik Lebaran 2026 Berlaku, Pelanggar Terancam Tilang
Minggu 15-03-2026,06:01 WIB
Dialog Warga Desa Belawa: Pamsimas, Mobil Siaga, hingga Transparansi Titisara Jadi Sorotan
Minggu 15-03-2026,03:30 WIB
Tiket Kereta Lebaran dari Daop 3 Cirebon Laris Manis, 52 Ribu Kursi Sudah Terjual
Minggu 15-03-2026,03:01 WIB
Polresta Cirebon Tangkap Pengedar Obat Keras Tanpa Izin, 604 Butir Tramadol dan 102 Trihex Disita
Terkini
Senin 16-03-2026,02:41 WIB
Bocoran Mobil Listrik Chery Terbaru 2026: Exeed EX7 Siap Meluncur, SUV Premium Kecepatan 200 Km per Jam
Senin 16-03-2026,02:29 WIB
Pernyataan Bojan Hodak dan Marc Klok Usai Persib Ditahan Imbang Borneo FC, Singgung Kehilangan Dua Poin
Senin 16-03-2026,02:16 WIB
10 Ucapan Lebaran 2026 Terbaru untuk Kartu Hampers dan Gratis Template
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Senin 16-03-2026,00:09 WIB