JAKARTA - PSMS Medan telah memastikan gelar juara turnamen Piala Kemerdekaan, Minggu (13/9) lalu. Itu setelah Ayam Kinantan -julukan PSMS- berhasil menumbangkan Persinga Ngawi dengan skor tipis 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya saat itu. Meski begitu, tim besutan Suharto A. D itu baru akan menggelar pesta sebenarnya dengan masyarakat Kota Medan, hari ini. Memang, setelah meraih juara, PSMS tidak langsung kembali ke Medan. Oleh manajemen, semua pemain dan oficial diberikan kesempatan untuk beristirahat penuh di hotel, Surabaya. \"Besok jam enam pagi (hari ini,Red) baru kami akan berangkat ke Medan. Jadi, baru akan ada pesta sebenarnya setelah kami tiba di sana,\" ujar Andry Mahyar, manajer PSMS. Dia lantas menjelaskan, saat ini sudah dibentuk panitia penyambutan gelar Piala Kemerdekaan yang baru diraih oleh para skuad Ayam Kinantan itu di Medan. Rencananya, gelar juara yang baru dipersembahkan oleh M Zamnur dan kawan kawan ini akan diarak keliling 12 kecamatan yang ada di Medan dengan titik start mulai dari Kualanamu. Menurut Mahyar, wajar bila antusias kota Medan bisa sedahsyat itu. Pasalnya, sembilan tahun terakhir, masyarakat Medan tidak pernah merasakan gelar juara dalam kompetisi atau turnamen apapun. Kali terakhir PSMS bisa meraih podium juara, yaitu pada Piala Bang Yos di Jakarta, 2007 lalu.\"Jadi, wajar bila ada penyambutan besar-besaran atas gelar yang baru kami raih ini,\" tegasnya. Nah, terkait masa depan tim, pria berusia 32 tahun ini menyatakan, mereka tetap akan mempertahankan seluruh skuad sembari menantikan kepastian bergulirnya kompetisi reguler dari Tim Transisi PSSI. \"Tapi, setelah sampai ke Medan, semua pemain akan diberikan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga mereka. Nanti, seminggu kemudian baru tim latihan bersama lagi,\" jelasnya. Senada dengan Mahyar, salah satu gelandang PSMS, Asrul Risahondua mengatakan bahwa mereka sudah tidak biasa bersabar lebih lama lagi untuk mengikuti kompetisi jangka panjang. Dengan begitu, dia berharap, Tim Transisi PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola nasional saat ini bisa segera memberikan kepastian terkait kompetisi profesional untuk seluruh level kompetisi. \"Bukan hanya saya, tapi semangat untuk berlaga di kompetisi reguler ini juga terpancar dari mata setiap pemain,\" ucap pemain yang diganjar kartu merah pada pertandingan final tersebut.\" Jadi, kami berharap semangat pemain dan klub-klub yang ada ini harus bisa segera ditangkap,\" lanjur Asrul. (dik)
Manajemen PSMS Pastikan Tidak Ada Pembubaran Tim
Selasa 15-09-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,13:30 WIB
Cicilan Motor Listrik Polytron Fox 350 Makin Terjangkau, Ini Skema Lengkap dan Simulasinya
Jumat 20-03-2026,12:30 WIB
Cara Mengajukan KUR Mandiri 2026 Plafon Rp10–15 Juta, Simak Syarat dan Tabel Angsurannya
Jumat 20-03-2026,12:51 WIB
Kredit Motor Listrik Honda CUV e Mulai Rp700 Ribuan, Ini Skema Lengkapnya
Jumat 20-03-2026,11:34 WIB
Arus Mudik H-1 Lebaran 2026: One Way Masih Berlaku di Tol Cipali, Lalu Lintas Lancar
Jumat 20-03-2026,10:30 WIB
5 Manfaat Buncis untuk Kesehatan, Dari Jaga Mata hingga Cegah Kanker
Terkini
Sabtu 21-03-2026,09:01 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 24 Maret, Ini Imbauan Kapolri
Sabtu 21-03-2026,08:15 WIB
Sholat Ied Desa Wanayasa, Khotib: Semoga Bertemu Bulan Puasa Mendatang
Sabtu 21-03-2026,08:04 WIB
Salat Idul Fitri di Desa Seda Kuningan, Khatib Serukan Persatuan di Dalam Iman
Sabtu 21-03-2026,08:01 WIB
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
Sabtu 21-03-2026,07:34 WIB