WALIKOTA Cirebon Drs Nasrudin Azis SH menganggap usulan penyertaan modal Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan senilai Rp10 miliar sangat ideal. Sebab, alokasi dana itu dapat digunakan untuk pembenahan aset-aset PD Pembangunan yang belum diinventarisasi dan proses balik nama aset lantaran menggunakan nama perseorangan saat membeli tanah. \"Asal permohonan penyertaan modal dapat menunjang segala-galanya dan tak terjadi penyimpangan, saya setuju. Selagi itu memberikan dampak positif,\" ujar Azis kepada Radar, Selasa (29/9). Menurutnya, setiap keputusan yang diambil oleh direktur PD Pembangunan pasti akan berdampak positif. Karena, sambung Azis, PD Pembangunan sudah memperhitungkannya secara matang. \"Artinya jangan dilihat besar kecilnya nilai dari penyertaan modal. Tapi, manfaat untuk pemerintah daerah. Kalau penyertaan modalnya kecil, tapi minta lagi, minta lagi dan tak ada perubahan, ya sama saja pemborosan,\" ungkapnya. (sam)
Penyertaan Modal Rp10 M Dianggap Ideal
Rabu 30-09-2015,16:48 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,02:33 WIB
Immoderma Cirebon Berbagi di Bulan Ramadan, 100 Paket Sembako Disalurkan untuk Anak Binaan
Terkini
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB
Mantan Menag Yaqut Ditahan di Rutan KPK, Berikut Perjalanan Kasus Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,19:02 WIB