LPDB KUMKM Layani 5.800 UKM JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecim Menengah (UKM) terus memantapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dana bergulir untuk peningkatan daya saing koperasi dan UKM. Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, program KUR dan dana bergulir dalam rangka mendukung kemandirian perekonomian nasional. \"Selain permodalan, pemerintah juga akan terus memantapkan program Pasar Rakyat yang dikelola koperasi termasuk di daerah tertinggal,\" kata Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, usai Rapat Kerja Komite IV DPD RI, Selasa (26/1). Kemenkop UKM telah mengelola dana berguliur melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM). Dana yang telah digulirkan sampai 2015 mencapai Rp 6,85 triliun. Peruguliran itu mencakup 5.800 koperasi dan UKM tersebar di seluruh Indonesia. Direktur Utama LPDB-KUMKM Kementerian Koperasi UKM, Dr Ir Kemas Danial MM mengatakan, target 2016 dana yang tersedia Rp 1 triliun. Dana bergulir tersebut diharapkan mendapat suntikan dari APBN. \"Yang jelas tersedia cash mencapai Rp 1 triliun. Harapannya ada tambahan dari APBN, karena yang antre mengajukan dana bergulir mencapai 4.500 UKM dari seluruh Indonesia. Jika dinilai dari dana yang dibutuhkan untuk KUMKM yang antre itu senilai Rp 65 triliun,\" kata Kemas Danial. LPDB KUMKM lanjut Kemas Danial melayani pinjaman dengan lima skim masing-masing Koperasi Sektor Rill, KUKM Melalui Perantara, KUKM Melalui PMV, KSP/USP atau KJKS/UJKS Koperasi Primer, UMK Melalui KJKS dan UJKS Koperasi Sekunder \"LPDB bertugas melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan KUMKM antara lain berupa pinjaman dan bentuk pembiayaan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan KUMKM. Sebelum dibentuknya LPDBpengelolaan Dana Bergulir untuk Koperasi dan UMKM dilaksanakan oleh deputi-deputi lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM,\" jeals Kemas Danial. Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-292/MK.5/2006 Tanggal 28 Desember 2006 LPDB-KUMKM ditetapkan sebagai instasi pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). Dengan dibentuknya LPDB-KUMKM diharapkan pengelolaan dana bergulir dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan dan menghasilkan manfaat berkelanjutan atas penyaluran dana bergulir kepada Koperasi dan UMKM. Kemas Danial mengungkapkan ke depan, pihaknya telah merancang pengelolaan dana ini menjadi sebuah badan otonom. Dengan pembentukan badan ini cakupan pelayanan dana bantuan dari pemerintah bisa dikelola dengan baik dan profesional.(pri)
Dana Bergulir Capai Rp 6,8 Triliun
Rabu 27-01-2016,15:32 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,07:25 WIB
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Kerja Harian, Mulai dari Sedan hingga City Car Terbaik
Jumat 30-10-2026,05:09 WIB
Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania di FIFA Matchday November 2026, Timur Tengah Tak Kondusif
Jumat 30-10-2026,04:10 WIB
Tiga Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret Jelang FIFA Matchday, Herdman Siapkan Skuad Piala Asia 2027
Jumat 30-10-2026,04:01 WIB
Cicil Emas di Pegadaian Bisa Dapat Mobil Listrik BYD Atto 1, Simak Ketentuannya
Jumat 30-10-2026,04:07 WIB
4 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor yang Ramah Pemula, Cocok untuk Mempercantik Interior Rumah
Terkini
Jumat 30-10-2026,22:14 WIB
Dekorasi Alami yang Hemat Tempat, 5 Tanaman Minimalis Hias Ini Bisa Jadi Pilihan Menarik
Jumat 30-10-2026,22:11 WIB
Inilah 5 Tanaman Minimalis Hias yang Cocok untuk Hunian Modern dan Ruangan Terbatas, Cocok untuk Pemula
Jumat 30-10-2026,22:05 WIB
Bikin Interior Rumah Lebih Menarik, Ini 6 Tanaman Minimalis Hias yang Tidak Butuh Banyak Tempat
Jumat 30-10-2026,22:02 WIB
Tak Perlu Lahan Luas, 5 Tanaman Minimalis Hias Ini Bisa Mempercantik Sudut Rumah
Jumat 30-10-2026,21:57 WIB