KEJAKSAN - Akhir tahun ajaran 2015/2016 sebentar lagi akan berakhir, Kota Cirebon akan menyongsong tahun ajaran baru 2016/2017. Sekolah-sekolah mulai mempersiapkan diri menggelar penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hanya saja PPDB dari tahun ke tahun selalu menuai kontroversi, oleh Komisi C DPRDminta segera disudahi. Ketua Komisi C DPRD, H Sumardi mengatakan, PPDB tahun ini harusnya sudah menggunakan sistem online dan sudah saatnya dikoordinasikan dengan dinas pendidikan. “Komisi C akan mengusulkan dan mengikuti kota lain yang menerapkan penerimaaan siswa baru, dikuasakan ke masing-masing kepala sekolah,” ujar Sumardi, kepada Radar, Senin (25/4). Bila dulu harus menggunakan Perwali, kata Sumardi, PPDB tahun ini cukup kepala sekolah karena ini ranahnya disdik. Untuk urusan PPDB, walikota tidak perlu ikut campur. Disdik punya otoritas yang cukup untuk mendelegasikan ke masing-masing kepala sekolah. “Lebih bagus walikota mendelegasikan ke disdik dan tidak perlu ikut-ikutan PPDB supaya walikota tidak terus digoyang. PPDB cukup sampai pada Dinas Pendidikan,” ungkapnya. Politisi PAN ini menganggap selama ini disdik lebih banyak cuci tangan dan melemparkan bola panas ke walikota. Padahal walikota cukup menonitor dan kalau ada yang tidak beres dengan PPDB. Bila ditemukan pelanggaran, cukup menegur disdik. Apalagi kalau sampai terjadi rombongan belajar (rombel) yang over load. “Toleran ada tapi jangan berlebihan. Seperti laboratorium jadi ruang kelas, itu sudah pelanggaran berat,” tegas dia. Harusnya, kata Pakde Mardi, satu rombel kuotanya 40 siswa justru di lapangan mencapai 60 siswa per rombel. Imbasnya, kegiatan belajar mengajar juga menjadi tidak efektif. Bahkan, ada yang menggunakan gedung bukan peruntukannya. “Aslinya bukan ruang kelas, tapi dijadikan ruang kelas,” bebernya. Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH juga tak mau lagi ikut camput dalam urusan PPDB. Ia berjanji akan membiarkan proses PPDB mengalir. Dia ingin PPDB berjalan on the track dan tidak lagi muncul polemik ke publik tentang kisruh PPDB. “Silahkan PPDB berjalan, saya tidak mau ikut campur lagi,” ucapnya, singkat. (abd)
Walikota Azis Janji Tak Mau Campuri PPDB Lagi
Selasa 26-04-2016,15:16 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,02:01 WIB
Ratusan Tukang Becak dan Sopir Angkot Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta Jelang Mudik Lebaran
Sabtu 14-03-2026,23:15 WIB
Berkah Lebaran 2026, 20 Mobil Andi Rent Car Majalengka Ludes Disewa Pemudik
Sabtu 14-03-2026,22:58 WIB
Kecelakaan di Dukupuntang Cirebon, Dua Motor Tabrak Mobil Misterius, Tiga Orang Terluka
Minggu 15-03-2026,05:01 WIB
Catat! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan 18 Maret
Minggu 15-03-2026,04:04 WIB
Pembatasan Truk Saat Mudik Lebaran 2026 Berlaku, Pelanggar Terancam Tilang
Terkini
Minggu 15-03-2026,21:00 WIB
Surga Tersembunyi, Ini Dia 8 Tempat Wisata Libur Lebaran di Majalengka Sejuk dan Instagramable
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Minggu 15-03-2026,19:31 WIB
Bus Terbakar di Cipali KM 95 Arah Jakarta, Muncul Asap di Bagian Ini
Minggu 15-03-2026,19:00 WIB
Serunya Hijabers Serenity Ride di Cirebon, 30 Pengendara Scoopy Berbagi Inspirasi
Minggu 15-03-2026,18:30 WIB