JAKARTA – Kendala penyaluran dana desa seolah tak ada habisnya. Hingga pertengahan Juni ini, anggaran yang bersumber dari APBN tersebut belum semuanya tersalurkan ke daerah. Dari Rp28,1 triliun (60 persen) penyaluran tahap I 2016, baru Rp25,2 yang ditransfer ke rekening kas umum daerah (RKUD). Merujuk target, realisasi tersebut belum sesuai harapan. Sebelumnya, pemerintah menargetkan penyaluran dana desa gelombang I yang dimulai Maret lalu selesai Juni atau sebelum Idul Fitri. Berikutnya, penyaluran tahap II (40 persen) sebesar Rp18,8 triliun akan kembali ditransfer ke daerah pada Agustus. Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa Taufik Madjid menerangkan, dana desa tahap I baru disalurkan ke 383 dari total 434 kabupaten/kota. Secara keseluruhan, penyaluran tersebut sudah mencapai separo lebih dari total dana desa 2016 sebesar Rp46,9 triliun. “Data minggu lalu, ada 51 daerah yang belum mendapatkan penyaluran dana desa,” ujarnya, kemarin (17/6). Taufik menuturkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sudah berupaya maksimal agar dana desa tersebut tidak macet. Pihaknya pun sudah melayangkan surat ke satuan kerja (satker) daerah yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) provinsi untuk terus melaporkan masalah terkait dana desa. Menteri Desa PDTT Marwan Jafar menerangkan, penyaluran tahap I sejatinya selesai akhir Maret lalu. Namun, sampai saat ini masih ada kabupaten yang belum menyerahkan laporan realisasi dana desa tahun 2015. Kendala itu yang menyebabkan dana desa belum tersendat. “Semakin lama disalurkan, pembangunan desa juga akan tersendat,” jelasnya. Marwan kembali mengutus tim jelajah desa nusantara (JDN) untuk mengidentifikasi kendala penyaluran dana desa di tingkat grass root. Mengacu pengalaman sebelumnya, tim tersebut mampu mengidentifikasi akar masalah lambatnya penyaluran dana desa. “Kami maksimalkan semua cara, agar (dana desa) bisa cepat tersalurkan,” ungkapnya. Hasil JDN sebelumnya menemukan penyebab tersendatnya penyaluran. Mayoritas, karena minimnya ketegasan pemerintah daerah terhadap desa yang lamban membuat laporan pertanggungjawaban (LPj) 2015. “Di Polewali Mandar misalnya. Dana desanya waktu belum bisa cair karena ada 2 desa yang belum memberikan LPj, yang seperti ini bupatinya harus tegas,” imbuh kader PKB ini. (tyo)
Target Penyaluran Dana Desa Tahap I Meleset
Sabtu 18-06-2016,15:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,17:26 WIB
3 Pemuda Cirebon Meninggal Dunia, Diduga setelah Pesta Miras Oplosan
Kamis 29-10-2026,08:27 WIB
Sikap Kesatria Pelatih Melbourne Victory usai Dikalahkan Persib, Pujian untuk Sekulic
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Kepala Desa Paniis Kuningan Terancam 20 Tahun Penjara, Kerugian Negara Rp530 Juta
Kamis 29-10-2026,10:41 WIB
NIK KTP Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Cara Mengatasinya agar BSU Tetap Cair
Kamis 29-10-2026,05:20 WIB
Update HP 3 Jutaan Terbaik 2026, Jaringan 5G Ngebut, Chipset Berperforma, Berikut 5 Daftar Pilihannya
Terkini
Jumat 30-10-2026,04:11 WIB
Erick Thohir Berpacu dengan Waktu, Timnas Indonesia Harus Cari Lawan Baru Jika Yordania Batal
Jumat 30-10-2026,04:10 WIB
Tiga Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret Jelang FIFA Matchday, Herdman Siapkan Skuad Piala Asia 2027
Jumat 30-10-2026,04:08 WIB
Budget 50 Jutaan Aja, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah yang Cocok dan Tahan untuk Kerja Harian
Jumat 30-10-2026,04:07 WIB
4 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor yang Ramah Pemula, Cocok untuk Mempercantik Interior Rumah
Jumat 30-10-2026,04:07 WIB