KUNINGAN - Entah apa penyebabnya, harga sayuran di pasar tradisional Kabupaten Kuningan cenderung mengalami penurunan. Meski penurunan itu tidak terlalu siginifikan, namun tetap saja disambut masyarakat, terutama pengunjung pasar. Sayuran jenis kacang tanah, kacang hijau, wortel, kol, buncis harganya turun beberapa ratus Rupiah. Diperkirakan, harga sayuran ini akan kembali naik menjelang maremaan (baca: suasana ramai) saat Lebaran. Dari pantauan Radar, para pedagang di Pasar Baru dan Kepuh, Kuningan seperti tak terpengaruh dengan penurunan harga sejumlah komoditas, terutama sayuran. Para pedagang sendiri berharap agar harga komoditas bahan pokok tidak mengalami lonjakan harga agar pedagang tidak mengeluarkan uang ekstra lebih guna menambah modal pembelian. Kemudian untuk pasokan sayuran dari para bandar sendiri terlihat masih berjalan normal. Nia, salah seorang pedagang sayuran mengakui jika beberapa komoditas sayuran mengalami penurunan. Menurut dia, turunnya harga sayuran memang tidak terlalu banyak hanya berkisar antar Rp500 sampai Rp1.000. Kendati begitu, penurunan ini membuat penjualan meningkat. Nia mengaku tidak tahu secara pasti penyebab menurunnya harga sayuran tersebut. “Ada beberapa sayuran yang mengalami penurunan harga. Antara lain kacang tanah, kentang, wortel, kola tau kubis, tomat dan buncis. Penurunannya memang tak seberapa hanya seribu rupiah,” tuturnya. Turunnya harga sayuran dibenarkan petugas pencatat harga, Risman. Menurut Risman, harga sayuran memasuki hari ketiga belas Ramadan mengalami penurunan. “Tadi saya sudah melakukan pendataan harga ke para pedagang. Rata-rata jenis sayuran mengalami penurunan harga. Berbeda dengan jenis daging yang normal harganya. Mungkin menurunnya harga sayuran dipicu banyaknya pasokan dari para bandar,” duga Risman kepada Radar. Harga komoditas lainnya yang cukup stabil dan tidak mengalami kenaikan harga yakni jengkol. Sejak sebelum Puasa, harga jengkol tetap di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan harga telur ayam dan bebek cenderung stabil di harga Rp22 ribu per kilogram, dan telur bebek per butirnya dijual Rp2.500. “Untuk minyak curah, kemasan, terigu, gula pasir dan gula merah harganya tidak naik. Begitu juga dengan beras masih seperti sebelum Ramadhan. Kami terus mencatat setiap komoditas bahan pokok yang di pasar daerah di wilayah Kabupaten Kuningan,” terang dia. (ags)
Alhamdulillah, Harga Sayuran di Kuningan Turun
Jumat 09-06-2017,14:00 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,10:46 WIB
2 Terduga Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga di Cirebon Saat Lebaran
Jumat 20-03-2026,22:00 WIB
Jalur Pantura Susukan Sepi di H-1 Lebaran, Pedagang Pilih Kukud Lebih Awal
Jumat 20-03-2026,21:23 WIB
Update Tol Cipali Malam Ini: Arus Normal, Ribuan Kendaraan Masih Melintas
Sabtu 21-03-2026,07:34 WIB
Pesan Mendalam Idulfitri di Lemahabang: Antara Bahagia dan Sedih Tinggalkan Ramadan
Sabtu 21-03-2026,16:25 WIB
Identitas Pelaku Curanmor Babak Belur di Cirebon Terungkap, Ternyata
Terkini
Sabtu 21-03-2026,20:01 WIB
Kapolres Cirebon Kota Pastikan Arus Mudik Aman, Mulai Fokus Pengamanan Arus Balik
Sabtu 21-03-2026,19:43 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Cipali Melonjak 65,7 Persen, Arah Cirebon Padat Lancar
Sabtu 21-03-2026,19:03 WIB
Rutan Cirebon Gelar Sholat Idul Fitri dan Berikan Remisi Khusus bagi 394 Warga Binaan
Sabtu 21-03-2026,18:32 WIB
Rayakan Kemenangan dengan Semangat Literasi: Harmoni Lebaran Bersama Penerbit Erlangga
Sabtu 21-03-2026,18:02 WIB