1.000 Orang Sisir Sungai Cimanuk dan Prajagumiwang

Rabu 12-09-2018,23:32 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali

INDRAMAYU – Pemkab Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan menggerakan 1.000 orang untuk membersihkan Sungai Cimanuk dan Prajagumiwang. Acara itu dalam kegiatan Grebeg Kali Bersih atau Program Kali Bersih (Prokasih). Rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-491 Kabupaten Indramayu dan peringatan World Clean Up Day 2018 se-Jawa Barat atau Gerakan Pungut Sampah, itu akan dilaksanakan Sabtu 15 September 2018 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Surahman mengatakan, yang akan menjadi titik dari kegiatan tersebut yakni sungai Cimanuk Lama dan Prajagumiwang. Kegiatan itu akan diikuti peserta sebanyak 1.000 orang yang merupakan utusan dari TNI/Polri, SKPD, BUMN/BUMD, pelajar, dan masyarakat sekitar. Aep menjelaskan, yang menjadi objek kegiatan adalah sampah yang berada di Sungai Cimanuk dan Prajagumiwang. Serta sampah di sisi kanan dan kiri sungai tersebut. Kemudian juga rumput liar dan materi yang menghambat laju air di Sungai Cimanuk dan Prajagumiwang. “Kita konsen terhadap sampah yang masih ada di sungai, selain itu juga beberapa material yang menghambat air seperti rumpul liar, keramba, bangkai kapal, dan lainnya. Kita akan angkat untuk menjadikan Sungai Cimanuk dan Prajagumiwang bisa lebih bersih,” tegas Aep. Dengan kekuatan 1.000 orang tersebut, rencananya akan dibagi ke dalam 6 pos/lokasi agar mempermudah proses kegiatan. Disamping itu, pihaknya juga menyiapkan 2 buah ekskavator  untuk mengangkat material yang berada di sungai. Kegiatan itu sebagai upaya yang massif menciptakan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di perairan sungai.  Saat ini di Kabupaten Indramayu sudah ada Perda tentang K3 dan sosialisasinya sudah dilakukan dengan memasang berbagai papan informasi di sepanjang Sungai Cimanuk lama dan Prajagumiwang. “Kami akan tegakkan perda ini, bersama dengan Satpol PP kami tidak tegas mereka yang membuang sampah sembarangan dan juga sanksi social lainnya,” tegas Aep. (oet)

Tags :
Kategori :

Terkait