Mendagri Yakin 78 Persen Masyarakat Ikut Pemilu

Minggu 03-03-2019,14:04 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri),Tjahjo Kumolo menyampaikan dua substansi besar terkait pemilihan umum yang akan digelar dua bulan lagi. Yakni kaitan tahapan konsolidasi demokrasi Pileg dan Pilpres Tahun 2019 serta Sinkronisasi Pelaksanaan Program Pengembangan SDM Aparatur Kemendagri dan Pemerintah Daerah. Pada Tahapan konsolidasi, Tjahjo mengingatkan para Kepala Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) se-Indonesia bahwa perlu diperhatikan bersama oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Untuk memberikan bantuan dan fasilitasi kepada penyelenggara pemilu mendukung tahapan pemilu sampai pada pelantikan, Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, DPR RI dan DPD RI serta Presiden dan Wakil Presiden. Lebih lanjut, mendagri menghimbau seluruh aparatur pusat sampai daerah untuk membantu sosialisasi Pileg dan Pilpres Serentak Tahun 2019 agar tercapainya tingkat partisipasi politik masyarakat. \"Targetan Penyelenggara Pemilu adalah 78 persen mudah-mudahan bisa lebih. Kunci dari pelaksanaan sosialisasi tidak hanya dibebankan kepada penyelenggara pemilu, tetapi seluruh aparatur pemerintah, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat untuk ikut membantu. Karena pemilu serentak kali ini mencoblos 5 surat suara, dan dari hasil simulasi proses pemungutan suara yang dibutuhkan 1 orangnya bisa mencapai 11 menitan\", papar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (2/3). Menurut Politikus asal Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, suksesnya satu pemilu kunci suksesnya dilihat berdasarkan tingkat partisipasi dari masyarakatnya dan menjaga legitimasi dari hasilnya. \"Jadi mari kita sukseskan agar pemilu yang akan digelar pada April 2019 mendatang dapat sukses dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar melayani masyarakat,\" katanya. (fin/khf)

Tags :
Kategori :

Terkait