Kurang Strategis, Pedagang Memilih Jualan di Trotoar INDRAMAYU – Puluhan los di kawasan Pasar Mambo rusak akibat tidak ditempati. Para pedagang yang semula menaati berjualan di tempat tersebut, kini kembali menempati trotoar jalan. Akibatnya los yang disediakan pemkab menjadi mubazir. Sejumlah pedagang mengaku terpaksa kembali ke trotoar karena sepi pembeli. “Kalau di dalam jumlah pembeli kurang, sebab mereka mungkin malas untuk masuk. Jadi kami memilih untuk kembali ke depan, karena yang penting tidak mengganggu pemakai jalan,” ungkap salah seorang pedagang yang menolak dituliskan namanya. Sementara pihak pemkab sepertinya sudah tidak mau lagi berurusan dengan para pedagang kaki lima, dan membiarkan mereka kembali berjualan di pinggir jalan. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi H Warjo SH mengungkapkan, masalah los di Pasar Mambo sebenarnya sudah dibahas dengan seluruh dinas terkait. Dikatakannya, secara hati nurani para pedagang memang keberatan untuk menempati los tersebut, dengan alasan sepi pembeli. Meskipun demikian pihaknya akan berupaya melakukan pendekatan dengan para pedagang agar mau kembali ke lokasi yang telah disediakan. “Jadi pada intinya kami telah melakukan koordinasi mengenai permasalahan ini, dan sepertinya memang harus ditangani oleh beberapa dinas dan instansi terkait secara bersama-sama,” tandasnya. Seperti diketahui, Pasar Mambo adalah salah satu kawasan di Indramayu kota yang cukup ramai, terutama ketika malam hari. Sebab di tempat yang terletak di Jalan A Yani ini warga bisa menikmati aneka makanan hingga masakan dan lauk pauknya. Semakin banyaknya pedagang yang berjualan membuat pemkab mencoba untuk menata keberadaan mereka. Di antaranya adalah mendirikan los yang siap ditempati ratusan pedagang. Los-los ini memang terletak di belakang taman Pasar Mambo, sehingga tidak terlihat dari jalan raya. Meskipun demikian, pengunjung dengan mudah bisa masuk ke lokasi ini karena sudah ada jalan khusus yang cukup lebar. Awalnya para pedagang memang mau menaati aturan dengan pindah ke dalam, dan menempati los yang telah disediakan. Dampaknya cukup bagus, karena jalan raya depan pasar mambo yang semula kumuh akibat banyaknya PKL menjadi bersih. Bahkan kondisi ini juga berpengaruh terhadap penilaian Kota Adipura, dimana Indramayu kembali meraih penghargaan di bidang kebersihan ini. Namun dalam perjalannya ternyata para pedagang mengaku tidak betah kalau harus berjualan di los. Awalnya ada satu dua pedagang yang membangkang, dan kembali ke trotoar. Lama-lama pedagang yang lain juga ikut-ikutan. Sehingga kondisi jalan raya yang sempat bersih kembali dipenuhi pedagang kaki lima. Sementara sebaliknya, lokasi los pedagang yang ditinggalkan oleh para pedagang terlihat sepi. Bahkan pantauan Radar, saat ini los-los itu sudah banyak yang rusak dan mulai lapuk. Sementara rumput-rumput di sekelilingnya terlihat semakin meninggi. (oet)
Los PKL Pasar Mambo Mubazir
Selasa 28-09-2010,00:06 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,15:30 WIB
Rekomendasi 8 HP Terlaris Juli 2026, Spek Gahar, Kamera Oke dengan Harga Terbaik
Kamis 23-07-2026,08:22 WIB
All Star Piala Dunia 2026 Pilihan FIFA, Posisi Penjaga Gawang Muncul Kejutan
Kamis 23-07-2026,06:02 WIB
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan untuk Pendaratan Darurat Jet Tempur TNI, Ini Daftarnya
Terkini
Kamis 23-07-2026,23:51 WIB
Prediksi Shio Pembawa Hoki 24 Juli 2026 Penuh Rezeki dan Berkah, Lima Shio Siap Sambut Peluang Emas!
Kamis 23-07-2026,23:41 WIB
Kumpulan Ramalan Shio Terbaru: 3 Shio Berikut Punya Peluang Besar di Akhir Bulan, Nasib Baik Menyertainya!
Kamis 23-07-2026,22:27 WIB
5 Rekomendasi HP Terbaik di Akhir Bulan Juli, Mulai dari Kelas Entry Harga 1 Jutaan hingga Flagship 7 Jutaan
Kamis 23-07-2026,22:00 WIB
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras Ilegal, 26 Tersangka Diamankan dalam Tiga Bulan
Kamis 23-07-2026,21:01 WIB