Selain yang sudah diketahui bahwa Chloroquine meningkatkan pH endosomal yang menghambat replikasi virus (Al Bari, 2017), obat ini nampaknya berinteraksi dengan reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) selular.
Hal ini menyebabkan penghambatan terhadap ikatan virus dengan reseptor, sehingga dapat mencegah infeksi maupun penyebaran virus SARS-CoV pada konsentrasi yang dapat menyebabkan gejala klinis.
Pada pandemik SARS-CoV2 di China, Chloroquine telah digunakan dengan dosis 500 mg untuk dewasa, 2 kali sehari, lama terapi ≤10 hari (Du dan Qu, 2020). Chloroquine (dan hidroksi chloroquine) saat ini juga sedang dicoba di Malaysia dengan dosis yang sama dengan yang digunakan di Tiongkok. (yud)