Ok
Daya Motor

SMK Swasta di Cirebon Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan KDM, Hanya Kebagian 1 Siswa Baru

SMK Swasta di Cirebon Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan KDM, Hanya Kebagian 1 Siswa Baru

SMK swasta di Kota Cirebon terpaksa ditutup karena tidak kebagian siswa baru.-M Fazrurochman -

RADARCIREBON.COM – Nasib SMK swasta di Kota Cirebon cukup memprihatinkan. Banyak yang tidak kebagian siswa baru.

Sejumlah SMK swasta di Kota Cirebon menghadapi kenyataan pahit pada awal tahun ajaran baru 2025/2026 yang dimulai hari ini, Senin (14/7/2025). 

Beberapa SMK swasta di Kota Cirebon hanya kebagian sedikit sekali siswa baru. Bahkan, ada yang hanya kebagian satu siswa baru.

Dengan demikian, SMK swasta di Kota Cirebon yang terpaksa akan ditutup.

BACA JUGA:Kalahkan Oxford United di Final, Port FC Juara Piala Presiden 2025

BACA JUGA:Pemain Baru Persib Heran dengan Fanatisme Bobotoh Sebut Kata Gila

Jumlah siswa baru menurun drastis. Penyebabnya cukup banyak faktor. Antara lain yakni kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). 

Kebijakan tersebut mengenai penambahan jumlah siswa dalam satu kelas atau rombongan belajar (rombel) di SMA/SMK Negeri yakni dapat diisi 50 siswa.

Keputusan terbaru Gubernur Jabar itu memengaruhi keputusan para siswa. Mereka yang sudah mendaftar ke SMK swasta justru pindah ke sekolah negeri.

Nah, baru-baru ini jumlah siswa baru yang masuk SMK swasta di Kota Cirebon beredar di media sosial pada Minggu siang (13/7/2025).

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Cipanas, Kabupaten Cirebon, Kerugian Diperkirakan Mencapai Puluhan Juta

Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa ada SMK swasta yang hanya mendapatkan satu murid baru. Sekolah tersebut yaitu SMK Pakungwati dan SMK Rise. 

Adapun SMK Cipto kebagian 2 murid baru. SMK Widut hanya dapat 4 siswa baru, sedangkan SMK Telkom-BA mendapat 5 murid, dan SMK NU 6 murid. 

"Jadi data yang beredar itu (jumlah siswa baru SMK swasta di Kota Cirebon, red) betul. Bahkan SMK Pakungwati yang menerima satu murid, kemungkinan akan tutup. Satu murid itu telah diserahkan ke sekolah lain," tutur Ari Nurrahmat, Ketua Forum SMK Swasta Kota Cirebon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait